WNI Asal Medan Nekat Menumpang di Roda Pesawat, Ditangkap Polisi Malaysia

351

PENANG – Polisi Malaysia menangkap seorang warga negara Indonesia (WNI), berinisial GR, yang nekat menumpang di dalam ruang roda pesawat di Bandara Internasional Penang.

Dia dilaporkan ingin terbang pulang ke Medan, Sumatra Utara, secara gratis karena tak memiliki uang beli tiket.

Direktur perlindungan warga negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan GR ditangkap pada hari Senin.

“Sejauh ini, GR dalam tuduhan masuk tanpa izin di daerah aman bandara,” katanya dalam keterangan pers, Selasa (14/5).

“Kantor perwakilan Indonesia di Penang saat ini memantau perkembangan kasus ini,” tambahnya.

Seperti dilansir kantor berita Bernama Malaysia, WNI berusia 39 tahun itu seorang pekerja pabrik pengolahan unggas.

Ia ditemukan oleh seorang teknisi saat keluar dari bagian landing gear pada hari Senin pukul 10 pagi waktu setempat.

GR, yang berisiko hancur ketika roda pendaratan ditarik kembali setelah lepas landas atau hipotermia di ketinggian, mengatakan kepada pejabat setempat tindakan nekat itu dilakukan karena ia tidak mampu membeli tiket pesawat ke Medan.

Kepala otoritas bandara Medan, Bintang Hidayat, mengutuk tindakan itu. Ia menyebut sedang menyelidiki latar belakang orang tersebut.

Bintang mengatakan, kasus itu mengingatkannya pada kasus serupa pada 2015 di Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru di Riau. 

Dimana penumpang gelap bernama Mario Ambarita, dijatuhi hukuman lima bulan penjara karena melanggar pasal 435 dan 421 UU Penerbangan 2009.

 

Heni Anggraini