Video Mendunia Imam Masjid Bertahan Saat Gempa

312
Foto : Facebook Musholla As-Syuhada Blk

BENANKMERAH.CO – Unggahan video Live dari musala As-Syuhada, Denpasar, menjadi viral dan mendunia setelah seorang imam terlihat tetap melanjutkan ibadah salatnya saat terjadi gempa berkekuatan tujuh skala Richter di Lombok dan Bali, pada Minggu (5/8) malam.

Video yang diunggah oleh akun Facebook Musholla As-Syuhada Blk itu sudah ditonton lebih dari 200.000 kali, disebar hampir 5.000 kali, dan mendapat hampir 9.000 tanggapan.

Video tersebut juga ikut disebarkan oleh ustaz Yusuf Mansur lewat akun Instagramnya, dan sudah ditonton lebih dari 400.000 kali dan mendapat lebih dari 4.000 komentar.

Video itu juga tersebar di media-media internasional, seperti The Guardian, Times of Israel, The Express Tribune di Pakistan, dan Kuwaiti Times.

Menurut takmir musala As-Syuhada, Denpasar, Pungkasandi Putra, imam dalam video itu bernama Arafat.

“Dia tinggal di sekitar musala. Dia datang sesekali untuk salat wajib, dan kebetulan di musala kita tidak ada imam tetapnya. Jamaah itu pada dorong-dorongan menyuruh untuk maju jadi imam. Baru seminggu ini (jadi imam),” kata Pungkasandi kepada BBC Indonesia.

Menurut Pungkasandi, dia sempat bertanya pada Arafat, apa yang membuatnya terus melanjutkan ibadah.

Arafat, menurut Pungkasandi mengatakan, “Pertama, dia posisinya sebagai imam. Yang kedua, dia meyakini setiap muslim itu wajib jiwa dan raganya hanya untuk Allah. Padahal saya tanyakan, beliau seumur hidupnya belum pernah merasakan gempa sekeras itu. Bagi dia, masjid itu tempat terbaik untuk berlindung, jadi alasan itu yang membuat dia memutuskan tetap bertahan.”

Sementara, mereka yang memutuskan untuk menyelamatkan diri, menurut Pungkasandi, meyakini hadis yang menyatakan boleh membatalkan salat jika ada bencana alam.

Namun, semenjak videonya menjadi viral, menurut Pungkasandi, Arafat belum kembali ke musala karena ‘takut ditemui media. “Takutnya riya, cuma kita nasihatin kan ini di luar dugaan kita juga,” kata Pungkasandi.