Ronaldo Harus Pulang Ke Portugal Menghindari Ekastradisi Atas Tuduhan Pemerkosaan

305

Pejabat Amerika dapat menuntut ekstradisi Cristiano Ronaldo atas surat perintah penangkapan di Eropa, menurut seorang ahli hukum.

Namun, bintang sepakbola bisa terhindar dari pengadilan AS atas tuduhan pemerkosaan dengan cara kembali ke negara asalnya, Portugal, karena surat perintah itu tidak dapat digunakan untuk para tersangka yang tinggal di negara mereka sendiri.

“Aturan di Eropa dan AS berbeda dan pihak berwenang Amerika memiliki kemungkinan untuk meminta ekstradisi Ronaldo kecuali dia berada di Portugal,” ujar Profesor Emilio Cortes, seorang pengacara terkemuka Spanyol dilansir Miror, Selasa (9/10).

Peringatan itu muncul seminggu setelah polisi Las Vegas membuka kembali penyelidikan atas tuduhan Kathryn Mayorga, bahwa dia diperkosa oleh Ronaldo pada Juni 2009.

Nasihat Cortes ini memiliki implikasi yang luas untuk sang striker yang bergabung kini dengan klub Juventus Italia dalam kontrak senilai 105 juta poundsterling pada bulan Juli. Dia bisa mengakhiri karirnya di Portugal.

Cortes juga mengklaim pembayaran 288.000 dolar yang dilakukan pada tahun 2010 untuk membeli keheningan Mayorga akan terlihat di AS sebagai pengakuan eksplisit telah melakukan kejahatan.

Ibu Ronaldo, Dolores dan saudarinya Katia telah memposting foto dirinya dalam jubah Superman yang meminta para penggemar menunjukkan dukungan untuk “keadilan”.

Sementara Ronaldo juga mengatakan kepada 75 juta pengikutnya di media sosial: “Saya dengan tegas menyangkal tuduhan itu.”