PT. Pinang Jaya Jual Tanah ke Penambang Pasir Ilegal, BP Batam: Tak pernah Ada Izin

43

BENANKMERAH.CO, BATAM – Kegiatan pemotongan bukit (lahan) oleh PT. Pinang Jaya di belakang SPBU Batu Besar mengantongi izin dari BP Batam

Namun BP Batam tidak pernah mengeluarkan izin terkait penjualan tanah hasil pemotongan bukit ke penambang pasir ilegal

Hal itu disampaikan seorang karyawan BP Batam dilapangan, Timbul.

“Itu kegiatan (pemotongan lahan) sudah ada izin BP, sudah lama sekali”

“Tapi BP Batam tidak pernah mengeluarkn izin penjualan tanah dalam tanda kutip ke penambang pasir ilegal,” jelas Timbul via seluler, Jumat (13/10/202)

Timbul mengatakan, terkait izin pembuangan tanah dari hasil pemotongan lahan untuk PT. Pinang Jaya belum ada.

jikapun ada izin, tegas Timbul, BP Batam tidak pernah mengeluarkan izin penjualan ke penambang pasir ilegal

“Apalagi izin dijual kepenambang pasir ilegal, itu tidak akan pernah ada,” katanya

Timbul juga menegaskan tidak pernah membekingi kegiatan abu-abu PT. Pinang Jaya terkait penjualan tanah ke penambang pasir

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum BP diduga membekingi aktifas pemotongan lahan oleh PT. Pinang Jaya untuk diperjualbelikan ke penambang pasir ilegal. Namun ini telah dibantah Timbul

Kegiatan pemotongan bukit itu dilakukan sejak siang sampai malam hari, dengan modus pelaku tanah dilansir pakai mobil lori dibawa ke tangkahan tempat penyucian pasir di jual seharga Rp230 ribu perlori (diantar kelokasi pencucian) dan jika ambil kelokasi seharga Rp 140 ribu perlori.

Benankmerah telah mengbuhungi, Agung, pemilik perusahaan (PT. Pinang Jaya).

Namun, hingga berita ini diterbitkan belum ada komentar