Yusril: Kami Tidak Pernah Menyebut Netral Apalagi Golput

2269

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Ketua Umum PBB Yusril Izha Mahendra menegaskan bahwa ia tidak pernah menyebut netral atau golput dalam Pilpres 2019. 

Yusril mengatakan pihaknya menempatkan diri di tengah, dan belum memutuskan untuk menyokong capres dan cawapres, baik Joko Widodo-Maruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut dia, hal tersebut dilakukan menunggu keputusan ijtimak ulama II.

“Kami sedang menunggu apa yang akan diputuskan oleh Ijtima’ Ulama II dan Munaslub atau Pleno Nahdlatul Ulama. PBB adalah partai Islam. Karena itu PBB tidak ingin mendahului keputusan para ulama,” ungkap Yusril dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Selain itu, Yusril menyatakan pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan.

“Piplres itu masih 8 bulan lagi dari sekarang. Dua paslon sudah terdaftar di KPU yang didukung sejumlah partai. Karena itu PBB tidak ingin grusa-grusu ambil keputusan. Keputusan harus diambil dengan pertimbangan dan perhitungan yang matang,” katanya.

Pada Jumat (10/8) kemarin, Habib Rizieq Syihab meminta untuk digelar Ijtimak Ulama II. Ini bentuk reaksi karena dua nama yang direkomendasikan sebagai cawapres Prabowo Subianto diantaranya Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad tak dipilih oleh partai koalisi keumatan. 

“Beri kesempatan yang Luas & Lapang kepada para Habaib & Ulama serta Tokoh Perjuangan kita melakukan “Ijtihad Politik” melalui “Ijtima’ Ulama II” untuk menjaga maslahat Agama, Bangsa & Negara demi meraih Ridho Allah SWT,” kata Rizieq lewat akun Twitter-nya

 

Reporter: Nyta Cece