Usung Gatot-Anies, PAN Sarankan Prabowo Mundur Dari Ajang Pilpres

683
Gatot Nurmantyo - Anies Baswedan (Foto: Istimewa)

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyarankan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mundur dari bursa capres.

Ini terkait karena PAN hendak mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpasangan dengan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sebagai pasangan calon presiden-calon wakil presiden di Pilpres 2019. 

Menurut Yandri mundurnya Prabowo akan mempermudah koalisi penantang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menentukan arah politik. Hingga saat ini koalisi oposisi mengalami kebuntuan dalam menentukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Sementara Gerindra masih kukuh memperjuangkan Prabowo sebagai capres, sementara, PKS tak mau bila Anies hanya menjadi cawapres. 

“Yang menjadi jalan tengah bila partai poltik tidak mengedepankan figur masing-masing,” kata Yandri di kompleks parlemen, Jakarta, seperti dilansir data.co.id, Kamis (12/7).

Yandri menyebut, baik Gatot dan Anies bukan merupakan tokoh partai politik, sehingga partai koalisi penantang Presiden Joko Widodo dapat lebih berfokus menggalang kekuatan.

“Saya kira itu bisa membuat format baru koalisi,” kata Yandri.

Sementara itu bila Prabowo tetap maju, Yandri menilai akan sulit membentuk poros ketiga lantaran adanya persyaratan ambang batas presidensial sebesar 20-25%.

Hingga kini, PAN terus menjalin komunikasi dengan Gerindra, PKS, PKB, serta Demokrat dalam mencari dukungan. 

Menanggapi usulan tersebut, Ketua DPP Gerindra Nizar Zahro menyatakan partainya tetap berkukuh mengusung Prabowo sebagai capres.

Keputusan ini telah disepakati Gerindra dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor pada 11 April 2018.

“Semua kader Gerindra memutuskan Pak Prabowo dicalonkan sebagai calon presiden, bukan cawapres dan mohon maaf bukan king maker,” kata Nizar.

Berdasarkan survei LSI Denny JA pada periode 28 Juni-5 Juli 2018, nama Gatot dan Anies dianggap masuk jajaran pesaing kuat Jokowi, selain Prabowo. Gatot dianggap paling cocok berpasangan dengan Anies dalam Pilpres 2019, dengan elektabilitas mencapai 31,8%.

 

Editor: Heni Anggraini

Komentar Anda