Tak Ingin Mati Dalam Penyesalan, UAS Pilih Prabowo?

480

JAKARTA – Ustaz Abdul Somad berdialog dengan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. 

Somad mengaku kesulitan saat memulai ceramahnya, hal itu karena umat mengangkat jari telunjuk dan jempol, seperti yang kerap dilakukan pendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. 

“Kalian kan punya jari sepuluh, kenapa yang diangkat cuma dua?” kata Somad dalam dialog yang juga disiarkan TvOne, Kamis (11/4/2019)

Menurut Somad, itu disampikannya pada umat untuk menetralisir situasi karena di tempat tersebut diyakini ada Panwaslu atau Bawaslu. Somad juga khawatir tabligh akbar nya menjadi ajang politik.

“Sampai protokol bilang, jamaah tolong jangan acungkan jari,” kata Somad.

“Itu dimana-mana (daerahnya) ustaz,” tanya Prabowo.

“Dimana-mana pak, bapak bisa lihat direkaman,” jawab Somad.

Berkaca pada fenomena itu, Somad menilai umat saat ini menaruh harapan besar pada Prabowo.

Khawatir dirinya salah dalam menilai Prabowo, Somad pun mencari tahu pendapat ulama-ulama lain, terutama ulama yang tidak populer atau tidak terkenal guna mengetahui pilihan mereka di Pilpres ini. 

“Ulama yang tidak dikenal orang, tetapi mata batinnya bersih pak, Allah bukakan hijab kepada dia, ini ulama yang tidak perlu materi mungkin bapak tidak kenal,” ungkap Somad.

Somad mengaku tidak berbicara apa-apa saat bertemu ulama tersebut, termasuk soal pilihan di Pilpres, Somad hanya mendekatkan telinganya dan berharap ulama tersebut bisa membaca batinnya. 

‘saya mimpi lima kali ketemu dia’,” kata Ulama itu saat Somad mendekatkan telinganya.

Saat ditanya siapa orang yang bertemu dengannya dalam mimpi itu, Somad mengatakan bahwa ulama tersebut menyebut nama Prabowo. “Lima kali dia mimpi dia lihat bapak,” kata Somad kepada Prabowo. 

Menurut Somsd, cerita tersebut sudah lama ia pendam, tapi ia merasa hal ini harus segera diungkap agar tidak mati dalam penyelasan.

Somad mengaku merasa plong setelah menyampaikannya pada Prabowo, resiko apapun akan diterimanya dan ia serahkan sepenuhnya pada Allah SWT.

“Yang penting sudah kusampaikan. Plong, malam ini saya bisa tidur lelap” katanya.