Rizal Ramli: Rezim Jokowi Semakin Otoriter, Kritis Dikit Dibully Pakai Buzzer Bayaran

251
Rizal Ramli, (Foto: TEMPO/Aditia Noviansyah)

BENANKMERAH.CO – Rizal Ramli menilai era Presiden Joko Widodo telah berubah menjadi anti demokrasi dan otoriter.

Rizal mengaku sering di bully oleh buzzer bayaran setelah mengkritisi kebijakan pemerintah yang menurutnya menyimpang.

Padahal saat Megawati Soekarno Putri sebagai presiden, dia juga kritis dan solutif jika menyangkut hal-hal yang strategis. Meski begitu, kata Rizal, tidak pernah ada serangan balik dari PDIP.

“Ternyata Bang TK (Taufik Kemas) ingatkan, jangan ganggu RR (Rizal Ramli) karena dia sejak muda berjuang untuk RI. Hari ini berbeda, buzzers dibayar utk bully-bully,” tutur Rizal seperti dikutip dari akun twitter resminya @RamliRizal, Selasa (1/1/2019).

Rizal juga sangat kritis diera Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski terkadang sebel, namun SBY selalu menanggapi dengan positif setiap kritikan Rizal.

Namun, di rezim Jokowi ia merasakan aura otoriter, karena setiap kritikannya ditanggapi negatif dan selalu dibully oleh buzzer bayaran.

“Ketika SBY Presiden, RR sangat kritis terhadap pola kebijakan neoliberal. Dengan Tim Indonesia Bangkit, dorong supaya percepat pembayaran utang IMF, bubarkan CGI tersebut. SBY respons positif, sembari kadang-kadang sebel”

“Hari ini auranya semakin otoriter, kritis dikit di-bully pakai buzzers bayaran,” cetus Rizal.

 

Nyta Cece