Nyaleg, Mantan Koruptor Wa Ode Nurhayati Beberkan Alasan Gugat PKPU

286
Wa Ode Nurhayati (Foto: Istimewa)

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Mantan anggota DPR RI Wa Ode Nurhayati memberikan penjelasan soal dirinya ikut mengajukan permohonan pengujian Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

“Kalau soal PKPU begini, saya hanya ingin menyampaikan kepada teman-teman KPU bahwa mantan napi korupsi itu ketika dihukum, sepanjang proses hukuman dia juga dihukum dengan PP 99 lalu setelah dia bebas dihukum (PKPU),” ujar Wa Ode di gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/7).

Menurut dia, PKPU dinilai melanggar tiga Undang-Undang (UU) seperti UU Nomor 7 tentang Pemilu, UU Hak Asasi Manusia (HAM), dan UU Tindak Pidana Korupsi.

“Makanya saya kearifan publik lah bahwa sepanjang itu sesuai dengan Undang-Undang tidak apa-apa tetapi ini kan yang ditabrak ada tiga UU, UU Nomor 7, UU HAM, dan UU Tipikor itu,” paparnya.

Mantan terpidana kasus suap alokasi dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) itu pun menyatakan tetap akan maju menjadi calon anggota legislatif dengan daerah pemilihan Sulawesi Tenggara.

“Insya Allah saya Dapil Sulawesi Tenggara,” ucap Wa Ode.

Hal tersebut, Wa Ode sampaikan usai dirinya menjalani pemeriksan oleh penyidik KPK, pemeriksaan itu untuk dikonfirmasi soal peran dari tersangka korupsi KTP elektronik (E-KTP) Markus Nari.

 

Reporter: Rizkia Sasi

Komentar Anda