KH Ma’ruf Amin Cawapres Jokowi, Mahfud MD: Saya Tidak Kecewa, Ya Kaget Aja

810
(Foto: dok. TEMPO/Subekti)

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Calon Presiden Joko Widodo memutuskan memilih ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden untuk Pilpres 2019. Keputusan diambil setelah Jokowi mendengar berbagai masukan.

“Maka saya memutuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari parpol koalisi, yaitu Koalisi Indonesia Kerja, bahwa yang akan mendampingi saya sebagai cawapres periode 2019-2024 adalah KH Ma’ruf Amin,” ujar Jokowi di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (9/8/2018).

Jokowi sekaligus resmi mendeklarasikan diri sebagai capres bersama Ma’ruf.

Ia merasa yakin setelah mendengar masukan ulama, ketua umum partai, elite partai, relawan, dan aspirasi masyarakat luas maupun relawan seluruh Tanah Air.

Sementara itu, Mahfud MD mengaku kaget namun legawa menerima kenyataan tak dipilih Jokowi sebagai calon wakil presidennya di menit terakahir.

Ia percaya Jokowi memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin melalui pertimbangan matang.

“Saya tidak kecewa. Ya kaget saja karena sudah diminta mempersiapkan diri. Tapi menurut saya biasa di dalam politik itu tidak apa-apa. Kita harus mengutamakan keselamatan negara ini daripada sekadar nama Mahfud atau nama Ma’ruf Amin,” terang Mahfud kepada wartawan di kantornya, kawasan Kramat, Jakarta.

Mahfud bahkan menyebut keputusan Jokowi sama sekali tak menyimpang. Proses itu pasti sudah sangat konstitusional.

“Negara harus tetap berjalan,” kata Mahfud.

Nama Mahfud masih diyakini mendampingi Joko Widodo hingga menit terakhir.

Ia bahkan sudah dimintai curriculum vitae sejak Rabu malam, 8 Agustus 2018. Permintaan resmi disampaikan pagi tadi.

Sebelum mengetahui dirinya batal mendampingi Jokowi, Mahfud menyebut pemilihan dirinya merupakan panggilan sejarah.

 

Editor: Heni Anggraini