Guntur Romli: Habib Rizieq Tak Berani Membela Bendera Hitam Sebagai ‘Bendera Tauhid’ di Saudi

275

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Momahad Guntur Romli mengomentari kasus pemasangan bendera hitam bertuliskan kalimat Tauhid di kediaman pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Menurut Guntur bendera hitam yang disebut bendera tauhid oleh Habib Rizieq dan FPI adalah bendera Hizbut Tahrir (HTI).

Guntur mengatakan Habib Rizieq tidak berani menerima tantangannya untuk mengibarkan bendera Hizbut Tahrir (HTI) di rumahnya di Arab Saudi.

Hal itu, kata dia, terlihat saat Habib Rizeq tidak mengakui pemasangan bendera itu di rumahnya.

“Ternyata Habib Rizieq tidak berani melayani tantangan saya yang meminta Habib Rizieq memasang dan mengibar-ngibarkan bendera Hizbut Tahrir di rumahnya dan di keliling kota Mekkah. Bendera yang ia sebut sebagai bendera tauhid,” kata Guntur lewat sebuah video yang diposting dilaman twitternya, Kamis (8/11/2018).

Padahal lanjutnya, Habib Rizieq sendiri yang telah menyuruh pengikutnya memasang dan mengibarkan bendera tauhid tapi Habib Rizeq sendiri tidak berani melakukan.

“Ini “kabura maqtan indallah” hal yang sangat dibenci oleh Allah Swt yakni kalau ada orang yang cuma bisa berkata tapi tidak bisa mengerjakan (QS As-Shaff: 3) kalau kata orang Jawa, Habib Rizieq JARKONI “gelem ngajar tapi rak gelem nglakoni,” katanya.

Menurut dia, secara terang Habib Rizieq tidak berani memperjuangkan pengibaran bendera yang terpasang di rumahnya itu sebagai bendera tauhid di Saudi.

“Bukankah bendera Hizbut Tahrir, bendera ISIS, bendera Al-Qaidah semuanya ada tulisan kalimat tauhid? Kenapa tidak dibela sebagai bendera tauhid di Saudi?”

“Apakah Habib Rizieq dan FPI akan menuduh Pemerintah dan Polisi Saudi anti kalimat tauhid? Apakah akan demo di Saudi dan Kedubes Saudi di Indonesia kalau Saudi anti kalimat tauhid?,” katanya.

 

Erick Ginting