Gerindra Akui Tak Tahu 27 Bacalegnya Mantan Koruptor

2641
ILUSTRASI (Foto: Istimewa)

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Gerindra mengaku tak tahu terkait adanya 27 dari 575 bakal calon legislatif (Bacaleg) yang mereka usung dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019 merupakan mantan napi koruptor.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Ahmad Riza Patria. Ia menyebut baru mendapatkan informasi terkait 27 Bacaleg mantan napi korupor diusung Gerindra pada Kamis (26/7) malam.

Saat ini, kata Riza, pihaknya tengah mempelajari dan dan menyelidiki darimana Bacaleg itu berasal, dan bagaimana sistem pengrekrutan Bacaleg di daerah.

“Kita juga baru tahu, mudah-mudahan informasinya salah ya. Sedang kita pelajari itu Bacaleg dari mana, apakah pindahan dari partai lain, atau dari luar sedang kita teliti. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat informasi yang clear dan jelas,” papar Riza saat dihubungi, Jumat (27/7/2018).

Kendati demikian, Riza mengaku DPP telah menginstruksikan jajarannya kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk menyiapkan Bacaleg yang terbaik.

“Dari dpp sudah memberikan petunjuk yang sangat jelas agar mempersiapkan para Bacaleg yang berkualitas, berintegritas, memiliki kompetensi, dan yang memperhatikan kearifan lokal,” katanya.

Jika nantinya ke-27 Bacaleg tersebut terbukti pernah menjadi napi koruptor, Riza mengaku siap mengganti mereka dengan calon yang lebih baik.

“Iya kita siap (mengganti Bacaleg lain), kalau memang (mantan napi koruptor dilarang nyaleg) sudah jadi aturan dan ketentuan pasti kita akan ganti ya,” tegas dia.

Sebelumnya, sempat beredar daftar jumlah Bacaleg mantan napi koruptor di DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota yang informasinya bersumber dari Bawaslu RI.

Dari data tersebut, dituliskan bahwa partai yang dipimpin oleh Probowo Subianto menduduki urutan tertinggi, yakni terdapat 27 Bacaleg mantan napi koruptor.

 

Reporter: Rizkia Sasi