Besok Hari Penentuan

116

JAKARTA – Lebih dari 190 juta orang Indonesia akan melakukan pemilu serentak besok 17 April, untuk memilih presiden baru dan wakilnya, serta calon legistalif yang melibatkan lebih dari 245.000 kandidat.

Persaingan antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan mantan jenderal militer Prabowo Subianto sangat sengit tetapi beberapa survey menempatkan Jokowi masih unggul dengan dua poin.

Tim kampanye Prabowo telah memperingatkan bahwa jika kalah, mereka akan menantang keputusan untuk menggunakan kasus pemalsuan surat suara.

Pemilihan dimulai pukul 7 pagi waktu setempat di lebih dari 800.000 pusat pemungutan suara dengan lebih dari 192 juta pemilih mencoblos kertas suara di 34 daerah, memilih lebih dari 245.000 kandidat dari 16 partai politik untuk 20.000 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), kota dan wilayah sebelum memasukkan jari ke dalam dalam tinta bersertifikat halal.

Sekitar enam juta pejabat pemilu bertugas pada hari pemungutan suara yang dinyatakan sebagai hari libur umum. Dimana KPU bersama Bawaslu  menghabiskan 24,8 triliun rupiah.

‘Penghitungan cepat’ ini diharapkan dapat memberikan keputusan awal tentang siapa yang memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan ribuan kandidat lainnya yang bertarung dalam Pemilihan Umum.¬†Hasil resmi hanya akan diketahui Mei ini.

Hampir semua survei menunjukkan Jokowi, unggul dari Prabowo, yang mengulangi dua pertandingan mereka seperti pada tahun 2014 dimenangkan oleh Jokowi meskipun keputusan ditantang di pengadilan.

Kampanye Jokowi menghadirkan infrastruktur, termasuk jalan dan penyediaan bandara.

Sistem MRT pertama di Jakarta yang mulai beroperasi baru-baru ini dianggap sebagai keberhasilan utama Jokowi untuk memenuhi janjinya.

Dia juga meningkatkan skema pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat, termasuk memberikan bantuan keuangan kepada masyarakat pedesaan.

Untuk mengimbangi perkembangan sekuler dengan Islam, Jokowi memilih Ma’ruf Amin sebagai kandidat wakil presiden.

Jokowi, adalah pengekspor furnitur ketika ia terpilih sebagai gubernur Jakarta pada 2012 setelah menjadi Walikota Solo.

Dibesarkan di gubuk bambu, Jokowi tertarik pada kelompok Metallica untuk membuktikan bahwa orang-orang sudah muak dengan kandidat elit.

Kemenangan Jokowi pada 2014 dianggap sebagai momen bersejarah untuk mengakhiri pemerintahan dinasti sejak era Soeharto dan Soekarno sebelumnya.

Untuk pertama kalinya, presiden Indonesia adalah orang biasa, bukan jenderal militer yang sebelumnya berpengaruh dalam politik Indonesia.

Prabowo yang bersaing dengan pengusaha terkemuka sebagai kandidat wakil presiden Sandiaga Uno, berjanji meningkatkan anggarannya untuk militer dan pertahanan dan meninjau investasi Cina.

Mantan jenderal dan mantan suami dari salah satu anak Soeharto mencari posisi tertinggi dalam pemerintahan sejak 15 tahun lalu, termasuk bersaing untuk wakil presiden pada tahun 2009 tetapi kalah.

Sejarah kelam menjadi menjadi isu dan terkait dengan keluarga Soeharto mungkin menjadi penyebab kegagalannya.

Prabowo dituding mengarahkan penculikan pembebasan demokrasi pada akhir jatuhnya Suharto pada tahun 1998 dan didakwa dengan terorisme di Timor Timur. Dia dikeluarkan dari militer setelah tuduhan penculikan.

Kali ini, Prabowo menggambarkan dirinya sebagai pembela negara yang akan memperkuat pertahanan, menyebut Jokowi ‘menjual’ negara itu ke negara-negara asing, termasuk Cina.

Dia menjalin hubungan baik dengan organisasi-organisasi Islam dan meskipun sangat kaya, Prabowo mengutuk para elit yang mengklaim mereka menekan dan menggunakan orang miskin.

Kandidat wakil presidennya, Sandiaga Uno dilaporkan menghabiskan sekitar Rp.1,4 Triliun untuk kampanye, populer di kalangan generasi muda dan ibu rumah tangga.