PLN Batam: Gas Turbin PLTGU Tanjung Uncang Kembali Beroperasi

796

BENANKMERAH.CO, BATAM – bright PLN Batam menyatakan bahwa salah satu dari dua Gas Turbin PLTGU Tanjung Uncang 120 MW mengalami kerusakan sejak September 2018 lalu telah kembali bisa di operasikan.

“Setelah melalui proses pengadaan, pemesanan sparepart yang cukup lama dan terakhir pemasangan sparepart yang dimulai pada minggu kedua September 2019, Alhamdulillah kemarin tgl 4 Oktober sekitar pukul 18.25 pembangkit Gas Turbin tersebut kembali beroperasi,” ujar Corporate Secretary bright PLN Batam, Denny Hendri Wijaya, lewat keterangan persnya pada Sabtu.

Sementara lanjutnya, salah satu Gas Turbin PLTGU IPP DEB Panaran 80 MW yang juga mengalami kerusakan sejak bulan Juli 2019 sekarang ini sedang dalam proses pemasangan Power Turbin dan Gas Generator yang dimulai kemarin tanggal 4 Oktober.

Dua bagian utama tersebut yang mengalami kerusakan didatangkan masing masing dari Mexico dan Canada.

PLN Batam menargetkan paling lambat lima hari kedepan yaitu padaSelasa tanggal 8 Oktober Gas Turbin tersebut sudah dapat beroperasi kembali, PLN Batam dan PT DEB berjajnji akan berupaya semaksimalnya agar dapat dioperasikan lebih cepat.

“Untuk PLTGU Tanjung Uncang Alhamdulillah hari ini mesin sudah selesai di install dan sekitar pukul 18.25 sudah beroperasi kembali. Sedangkan untuk PLTGU DEB, Panaran dalam proses pemasangan bagian utama Gas Turbin yaitu Power Turbin dan Gas Generator. Power Turbin baru tiba di Panaran kemarin tanggal 3 Oktober” jelas Denny

Sementara itu untuk menjaga keandalan pembangkit PLTU Tanjung Kasam, pada 5 Oktber salah satu dari dua unit PLTU akan mulai di stop operasinya untuk memasuki pemeliharaan overhoul selama 40-45 hari.

Dengan beroperasinya Gas Turbin PLTGU Tanjung Uncang dan Gas Turbin PLTGU DEB, dan berhentinya beroperasi PLTU Tanjung Kasam, Denny memastikan kemampuan pasokan listrik ke sistim kelistrikan Batam Bintan cukup dengan cadangan daya 10 % terhadap beban puncak

“Kami mohon doa masyarakat agar perbaikan berlangsung sesuai jadwal dan aman. Kami mengantisipasi defisit daya yang akan terjadi akibat pemeliharaan salah satu pembangkit IPP yaitu PLTU Tanjung Kasam,” katanya.

PLN Batam tetap menghimbau masyarakat untuk melakukan penghematan pemakaian listrik dan PLN Batam tetap berkomitmen untuk selalu memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat Pulau Batam.