Massa Demo Bawaslu, Minta Jokowi-Ma’ruf Didiskualifikasi

858

JAKARTA – Massa Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan & Kebenaran (GERAK) berunjuk rasa hari ini Kamis (9/5/2019) di depan gedung Bawaslu.

Aksi yang diinisiasi Kivlan Zen itu meminta paslon Joko Widodo-Ma’ruf Amin didiskualifikasi. Pengacara Kivlan Zen, Eggi Sudjana, mengatakan demo itu dilakukan karena pihaknya menilai ada kecurangan dalam Pilpres 2019.

Kivlan Zen sempat ikut dalam demonstrasi mengatakan, aksi ini dilakukan untuk meminta keadilan kepada pemerintah dan mengadukan ke Bawaslu terkait dugaan kecurangan Pemilu.

Kivlan menyoroti penegakan hukum yang menurutnya tidak adil. Sebab proses hukum menurutnya hanya dilakukan terhadap pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Sekarang kita mengatakan mau mengadu kepada Bawaslu bahwa terjadi kecurangan di tingkat KPU sama PPS kemudian kita mau mengadu pelaksanaan pemerintahan tidak benar dan tidak adil,” ujarnya.

Mengutip laporan Detikcom, massa mulai berdatangan pukul 15.00 WIB, Kamis (9/5/2019). Massa sempat memaksa polisi untuk masuk ke gedung Bawaslu.

Beberapa kendaraan taktis menyalakan sirinenya. Massa tetap memaksa dan mendorong petugas kepolisian.

Sementara lalu lintas di Jl MH Thamrin tesendat. Lantaran aksi demo yang memakai tiga lajur badan jalan dan berada tepat di lampu merah.

Namun, tetap ada beberapa petugas yang mengatur lalu lintas.