Depresi, Ayah dan Anak Tewas Gantung Diri

334
Ilustrasi Gantung diri

BENANKMERAH.CO, BOGOR – Seorang ayah dan putranya ditemukan tewas di rumah mereka di Rawa Panjang, Bojong Gede, Bogor, Senin diduga bunuh diri karena depresi.

Kapolsek Bojonggede, Kompol Agus Koster Sinaga mengatakan menurut penyelidikan awal polisi, sang ayah, Rudi Hermawan, (40) tampaknya menggantung putranya yang berusia 8 tahun, yang cacat, sebelum melakukan bunuh diri.

“Dugaan awal [menunjukkan] ayah pertama kali menggantung putranya, kemudian ayahnya menggantung dirinya sendiri,” kata Agus, Senin, seperti dikutip kompas.com.

Dia menambahkan bahwa mayat-mayat itu pertama kali ditemukan oleh anggota keluarga Rudi yang lain, Yuni Devinawati, seorang guru sekolah, yang mengatakan dia menjadi khawatir ketika Rudi tidak menemani anaknya ke sekolah seperti yang biasa dia lakukan setiap pagi.

“Ketika [anggota keluarga] melihat melalui ventilasi rumah, [dia menemukan] mereka berdua gantung diri,” katanya.

Polisi mengatakan mereka percaya insiden itu dimotivasi oleh frustrasi.

“Kami menduga korban putus asa setelah istrinya meninggal tahun lalu,” kata Agus.

Kepala unit kejahatan Polisi Bojong Gede Pertama. Insp. Jajang Rahmat mengatakan bahwa menurut kesaksian saksi mata, korban dilaporkan menulis pesan di WhatsApp, mengatakan bahwa ia ingin “bergabung” dengan almarhum istrinya.

Asumsi awal polisi juga didukung oleh tidak adanya indikasi kekerasan fisik di tempat kejadian.

“Namun, kami akan terus menggali lebih dalam kasus ini,” kata Jajang.

 

Editor: Rajo