Komisi IV DPRD Batam: Permendikbud Tentang PPDB ‘Aturan Semau Gue’

911
Ilustrasi (Istimewa)

BENANKMERAH.CO, BATAM – Sekretaris Komisi IV DPRD kota Batam, Udin P Sialoho, menyebut keluarnya Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ini sebenarnya menyulitkan kota Batam.

Menurut dia, selama ini sebenarnya kota Batam khususnya Dinas Pendidikan (Disdik) belum siap. 

“Menurut saya peraturan PPDB yang dibuat Disdik kota Batam itu adalah peraturan semau gue. Padahal selama ini kita sudah diminta untuk satu rombel itu ada batasannya, misalnya 36. Selama ini kita terbiasa dengan 40an. Sehingga semenjak aturan ini ada, seolah-olah kita mengkambing hitamkan,” ujar Udin P Sialoho, Senin (25/6/2018).

Udin melanjutkan dengan adanya peraturan ini jadi tak ada yang ingin disalahkan lagi. Ketidakberanian menyalahkan peraturan yang dikeluarkan ini maka dibuatlah tidak menerima anak pindahan. 

“Seolah-olah anak pindahan dari luar Batam tidak boleh bersekolah di Batam ini. Padahal Batamkan masih termasuk sekolah NKRI. Itu hak mereka mau sekolah disini. Tetapi sebatas mereka ikut aturan yang ada.Namun kalau langsung pihak sekolah menolak itu gak ada alasannya,” tegasnya.

Dalam hal ini Udin meminta kepada Disdik mumbuat satu regulasi agar anak-anak itu tetap bisa sekolah. Menurutnya Disdik harus membenahi masalah ini secara serius.

“Anak-anak asal Batam pun juga banyak yang pindah karena misalnya pengaruh ekonomi di Batam. Bagaimana kalau daerah lain menerapkan itu juga. Intinya kalau anak itu tak bisa diterima di Negeri otomatis anak-anak itu tidak sekolah,” kata Udin.

Selain itu memang ada juga orang tua murid yang mengadu kepadanya, sudah 8 tahun tak masuk sekolah. Dikarenakan tidak diterima-terima di sekolah negeri.

 

Reporter: Rina Marina