Prabowo Sebut Ratna Sarumpaet Dibawah Tekanan Kejiwaan Yang Sangat Berat

985

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akat bicara soal kebohongan Ratna Sarumpaet. Calon presiden nomor urut 02 itu menyebut Ratna mengalami tekanan kejiwaan dalam beberapa bulan terakhir.

Prabowo mendapatkan berita itu dari keluarga Ratna. Tapi, ia tak mendapatkan informasi lebih rinci terkait masalah yang dialami Ratna.

“Saya dapat berita dari keluarganya beberapa bulan ini, ada beberapa kegiatan dan tindakan beliau yang bisa dikatakan kemungkinan beliau di bawah tekanan kejiwaan atau depresi,” kata Prabowo saat jumpa pers di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

“Saya dengar ya ada indikasi-indikasi bahwa beliau dibawah tekanan jiwa yang sangat berat,” lanjutnya.

Dikesempatan itu, Prabowo juga melayangkan permintaan maaf secara terbuka dan andil dalam menyebarkanluaskan kabar tentang penganiayaan terhadap Ratna.

“Saya di sini, atas nama pribadi dan sebagai pimpinan dari tim kami, saya minta maaf kepada publik bahwa saya telah ikut menyuarakan sesuatu yang belum mempublikasikan kebenarannya,” ujar Prabowo.

Prabowo mengaku tak pernah berhubungan langsung dengan Ratna beberapa bulan terakhir. Prabowo juga langsung percaya saat mendengar berita penganiayaan yang dialami Ratna. Ia mengaku terusik dan sangat sedih.

“Waktu itu saya dengar beliau mengaku dianiaya saya sangat sedih, sangat terusik, kami semua sangat khawatir,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ratna menggelar jumpa pers di kediamannya, Tebet, Jakarta Selatan. Ratna mengaku dirinya telah melakukan kebohongan tentang penganiayaan yang dialami di bandara di Bandung sekitar sepekan lalu.

Ia memastikan potret muka lebam yang sempat beredar di media sosial itu diakibatkan operasi plastik yang dijalaninya.