Polisi Akan Proses Kasus Dugaan Intimidasi di CFD

756
Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto - Istimewa

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, mengatakan polisi akan menerima dan memproses laporan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan atau menjadi korban atas dugaan intimidasi massa #2019GantiPresiden.

“Polri tentu akan menerima dan kami melakukan proses sesuai SOP, melakukan pengumpulan bahan, keterangan, penyelidikan, dan lain-lain,” ujarnya, di Mabes Polri, Jakarta, seperti dilansir CNNIndonesia, Senin (30/4).

Setyo mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan tegas bila dugaan tindak intimidasi oleh massa #2019GantiPresiden terhadap orang berkaus #DiaSibukKerja terulang kembali.

“Saya berharap tak diulangi lagi. Kalau terulang, kami akan lakukan tindakan tegas,” kata dia.

Dia mengatakan acara Car Free Day (CFD) diselenggarakan untuk menjadi arena berolahraga dan berinteraksi secara bebas.

Polri pun tidak melarang kelompok masyarakat yang ingin mengenakan kaus dengan identitas tertentu saat beraktivitas di acara hari bebas berkendara.

Namun, Setyo menegaskan, polisi melarang kelompok masyarakat melakukan tindakan persekusi, intimidasi, atau pemaksaan terhadap kelompok masyarakat lain di dalam acara hari bebas berkendara.

“Polri tidak melarang adanya kelompok-kelompok yang menggunakan identitas-identitas tertentu, misalnya dengan menggunakan kaus tertentu. Tidak ada larangan. Yang dilarang adalah upaya-upaya persekusi, intimidasi, dan pemaksaan terhadap kelompok lain,” katanya.

 

Editor: Heni