Ombudsman: Setiap Hari Indonesia Dibanjiri TKA Dari China Sebagian Besar Tanpa Keterampilan

720
Laode Ida, Komisioner Ombudsman Indonesia - Foto Kompas

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Ombudsman Republik Indonesia telah melakukan investigasi terkait keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Ombusman menemukan TKA yang masuk ke Indonesia di dominasi oleh TKA asal Tiongkok.

Komisioner Ombudsman, Laode Ida, mengatakan Ombudsman RI menemukan ada ketidaksesuaian data TKA antara yang dimiliki pemerintah dan temuan di lapangan.

“Ada kondisi arus TKA khususnya dari Tiongkok deras sekali setiap hari masuk ke negara ini. Sebagian besar mereka tanpa ketrampilan,” kata Laode di kantornya, Jakarta Selatan, di kutip dari viva.co.id, Kamis, (26/4/2018).

Dia melanjutkan, investigasi ini dilakukan pada Juni-Desember 2017 di tujuh provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau.

Menurutnya, banyaknya TKA yang bekerja di Indonesia itu, pada umumnya mereka bekerja di proyek-proyek yang investasinya memang berasal dari negara mereka.

“Mereka juga mendapat bayaran lebih tinggi dibandingkan tenaga kerja lokal,” katanya.

“Untuk jalur Cengkareng-Kendari saja, di pagi hari, arusnya 70-80 persen penumpang Lion Air dan Batik Air itu tenaga kerja asing,” Laode menambahkan.

Laode mengatakan, hasil investigasi ini telah disampaikan kepada sejumlah lembaga terkait, yakni Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Tenaga Kerja, Kepolisan, hingga Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM).

“Kami menunggu ketegasan dari lembaga-lembaga terkait tersebut untuk segera menindaklanjuti temuan ini,” ujarnya.

 

Editor    : Rajo Sinawa