Malam Aksi Massa Makin Memanas, Polisi Tebakkan Water Canon dan Gas Air Mata

606
Foto Al Jazeera

JAKARTA – Aparat kepolisian menembakkan air lewat water cannonke kerumunan massa Aksi 22 Mei di sekitar Bawaslu yang belum membubarkan diri, Rabu (22/5) malam.

Hingga pukul 21.45 WIB, massa di depan Bawaslu masih terlihat anarkistis dengan melempari aparat keamanan Polri dan TNI dengan berbagai macam benda seperti batu, botol hingga petasan.

Water cannon menyemprotkan air ke arah massa yang berada perempatan Sarinah hingga Patung Kuda, Monas. Selain itu, sesekali polisi juga melepaskan tembakan gas air mata.

Namun massa belum juga membubarkan diri. Justru massa tetap melawan dengan terus melempari aparat keamanan.

Aparat polisi yang terdiri dari unsur Brimob dan Shabara masih membuat formasi bertahan dari serangan massa. Barikade dibuat dari depan mal Sarinah hingga perempatan Sarinah dan depan Bawaslu. Kepolisian di-backup dari personel Pasukan Khas TNI AU.

Massa Aksi 22 Mei mulai kembali ricuh sejak sekitar pukul 18.20 WIB. Sempat reda lewat upaya negosiasi kepolisian, namun massa kembali beringas seiring malam. (CNN)