Dokter Hubertus: Ratna Sarumpaet Murni Alami Gangguan Kejiwaan dan Butuh Bantuan Psikiater

27283

JAKARTA – Dokter Psikiater Hubertus Kasan Hidajat menyakini aktivis Ratna Sarumpaet mengalami gangguan kejiwaan yang disebut dengan ‘Bipolar’.

Hubertus menjelaskan bipolar ini gejala utamanya diantaranya hipomania adalah penyakit mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang ekstrem. 

Menurutnya, seseorang yang memiliki gejala hipomania atau disebut dengan bipolar suasana hatinya bisa berubah sangat dratis dalam waktu yang sangat cepat.

“Kalau kita melihat (kasus Ratna Sarumpaet), pada waktu mengetahui hasil operasi tidak bagus terjadi reaksi panik, itu sering terjadi pada orang hipomanik,” ujar Hubertus dalam acara ILC TvOne, Selasa (9/10/2018)

“Lalu timbul ide yang tidak pikir panjang, dia akan dengan semangat, berani, mengatakan hal-hal yang sepertinya sungguh terjadi. Dan kita tidak akan mudah membedakan itu dengan kebohongan. Dan semua orang psikiater bisa terjebak dan seolah-olah itu benar,” sambungnya.

Jadi, kata Hubertus, tidak bisa kita mengatakan bahwa Prabowo Subianto dan Amien Rais tertipu, menurutnya semua orang pasti akan tertipu. “Karena dia (Ratna) bicaranya Natural, alami sekali,” jelasnya.

Menurut Hubertus, orang-orang seperti Ratna memiliki mood (suasana hati) naik turun. Terkadang ia bisa merasa sangat bersemangat atau penuh tenaga. Di lain waktu, ia merasa depresi.

“Pada waktu depresi dia takut, dia ngaku semua. Itu yang terjadi (pada kasus Ratna),” katanya.

Hubertus menyimpulkan, kasus Ratna ini bukanlah drama atau sandiwara, namun murni gejala kejiwaan.

Ia menekankan semua pihak untuk mengerti dengan kondisi Ratna yang sangat butuh bantuan psikiater.

“Tapi masalah kehebohan (yang diciptakan Ratna), itu urusan polisi,” katanya.

 

Heni Anggraini