Beberapa Wilayah Indonesia Tujuh Bulan Tanpa Setetes Hujan

139

JAKARTA – Beberapa daerah di setidaknya 11 provinsi selatan Indonesia telah dilanda kekeringan yang berkepanjangan dan setengahnya belum menerima setetes hujan selama lebih dari tujuh bulan.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa kekeringan diperkirakan akan berlanjut hingga Desember karena perubahan pola cuaca.

Kota dan kabupaten di seluruh Lampung, Banten, Jawa Timur dan Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan serta Sulawesi Tenggara belum menerima lebih dari 61 hari hujan berturut-turut, menurut data BMKG hingga 13 November.

Badan tersebut telah meningkatkan status kekeringan untuk daerah-daerah yang terkena bencana ke tingkat peringatan tertinggi, yang memberi peluang pada daerah tersebut untuk menerima curah hujan lebat di daerah itu selama 20 hari berikutnya sebesar 70 persen.

Dalam kekeringan terburuk sejak 2015, sebagian besar daerah yang terkena dampak diperkirakan tidak akan menerima hujan selama berbulan-bulan.

Buleleng di Bali dan Sampang di Jawa Timur menerima hujan tidak lebih dari 216 hari sementara Sumba Timur di Nusa Tenggara memiliki curah hujan paling sedikit 249 hari.

Ini berbeda dengan sebagian besar wilayah Sumatera dan Kalimantan, yang diperkirakan akan mengalami puncak curah hujan pada periode yang sama.

Kepala analis keragaman iklim BMKG Indra Gustari mengatakan ada dua faktor yang berkontribusi terhadap cuaca di wilayah tersebut.

“Yang pertama adalah fenomena El Nino yang melemah yang kami pantau dari pertengahan tahun hingga Juli tahun ini”

“Namun, faktor yang paling penting adalah permukaan laut sangat rendah, sebuah fenomena global yang dikenal sebagai Samudra Hindia (IOD) positif,” kata Indra kepada The Jakarta Post baru-baru ini.

 

Editor: Heni Anggraini