Kualitas Udara Batam Mendekati Tidak Sehat, DLH Imbau Warga Pakai Masker

793
Foto: benankmerah.co

BENANKMERAH.CO, BATAM –  Kota Batam, provinsi Kepri dinyatakan memiliki kualitas udara yang masuk dalam kategori tidak sehat pasca diserbu kabut asap kiriman dari Kalimantan dan kota lain di Sumatera.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Batam Herman Rozie, mengatakan hasil pemantauan alat pendeteksi ISPU KLHK yang dipasang stasion Batu Aji Mako Satpol menunjukkan kualitan partikulat debu 10 mikron diatas 50 bahkan sudah mencapai 60.

“Ini artinya masuk pada fase sedang atau mendekati tidak sehat, secara visual memang kita lihat hari ini agak gelap dibandingkan kemaren,” ujar Herman Rozie dalam keterangan pers yang diterima benankmerah.co, Sabtu (14/9/2019)

Herman mengimbau masyarakat Batam untuk menjaga jangan sampai terjadi pembakaran lahan atau kebakaran hutan.

“Kalau ditemukan titik api atau bakal api kebakaran hutan segera info ke instansi terkait Damkar maupun Manggala Agni,” ujarnya

Ia juga menghimbau masyarakat yang berada diluar rumah sebaiknya menggunakan masker, untuk mencegah jangan sampai terserang penyakit ISPA.

“Jika tidak ada hal-hal yang penting terutama anak-anak sebaiknya berada didalam rumah saja, dan perbanyak minum air putih, lakukan pola perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” imbuh Herman.

 

Rajo Sinawa