Security Bank Mandiri Taman Niaga Batam Centre Pukul Nasabah

797
Mahmud melihatkan bukti bekas pukulan kepada wartawan - (Foto: Rina/BENANKMERAH)

BENANKMERAH.CO, BATAM – Salah satu nasabah Bank Mandiri yang berlokasi di ruko Taman Niaga Batam Centre, kota Batam, mempertanyakan soal perlindungan terhadap nasabah.

Mahmud alias fidel (32) yang menjadi korban pemukulan oleh pihak keamanan Bank Mandiri mengaku, Bank Mandiri seolah tidak memperhatikan faktor keamanan nasabah. 

Mahmud menilai, respon yang diberikan pihak bank selama ini dinilai kurang begitu baik, khususnya bagi dirinya sebagai korban.

Meskipun kata dia, saat ini proses hukum terhadap petugas keamanan sudah berjalan, dan pelaku pemukulan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam beberapa kali mediasi antara ia dan pihak Bank Mandiri, Mahmud mengaku tidak mendapatkan titik temu. Hingga akhirnya, ia membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Mahmud mengatakan, upaya Bank Mandiri dalam bentuk penggantian dana berobat sebesar Rp 5 juta dan janji untuk segera mengambil tindakan terhadap pelaku pemukulan, tidak sebanding dengan rasa aman yang hilang akibat kejadian ini.

“Kepala cabangnya meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan, tapi mediasi dua kali tidak ada titik temu. Ini bukan soal ganti rugi atas pemukulan itu, tapi kemanan nasabah dan mitra seperti saya dan yang lain bagaimana,” kata Mahmud, disebuah Cafe di Lubuk Baja, Kota Batam, Rabu (25/7/2018).

Mahmud menjelaskan, kejadian pemukulan bermula, ketika ia datang ke kantor Bank Mandiri tersebut pada Rabu (30/5) lalu.

Di sana, ia lalu berselisih paham dengan salah satu petugas front liner. Tapi kemudian kesalahpahaman yang terjadi, telah diselesaikan oleh kepala pimpinan di kantor tersebut.

Namun, ketika akan pulang, petugas front liner yang diketahui bernama Fino merasa tidak puas dengan kesalahpahaman yang terjadi.

Dan salah satu petugas keamanan bernama Aditia yang datang dari belakang memukul di bagian kepala belakang Mahmud hingga dirinya tersungkur.

“Saya bilang, ternyata begini cara pelayanan di sini (Bank mandiri) dan saya langsung visum,” kata Mahmud.

Menanggapi keluhan ini, Humas Bank Mandiri Regional I Sumatera, Henry Tampubolon mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk mengembalikan situasi seperti sedia kala.

Pihaknya akan membantu proses hukum yang tengah berjalan. Bank mandiri juga telah mengembalikan petugas/security yang terlibat ke vendor/perusahaan dimana ia bernaung.

Sebagai tanggung jawab moral, Bank Mandiri juga akan membantu membayar biaya perawatan yang wajar bagi korban.

“Kami juga memastikan bahwa, pelayanan nasabah dan keamanan tetap berjalan baik dan terkendali,” kata Henry.

 

Reporter: Rina Marina
Editor    : Rajo Sinawa