Polda Kepri Bakal Penjarakan Pengelola Diskotik Yang Tetap Beroperasi

768
Ilustrasi diskotik di Batam

BENANKMERAH.CO, BATAM – Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto menegaskan akan memproses pengelola tempat hiburan malam di Planet Holiday Hotel.

Pasalnya sudah beberapa kali diperingatkan untuk menutup sementara mengantisipasi Covid-19, pengelola tetap ngeyel beroperasi.

Subdirektorat 3 Polda Kepri bersama Jatanras Polres Barelang sebelumnya menyita beberapa barang di Lantai 6 dan 7 tempat hiburan malam Planet Holiday.

Demi memutus mata rantai Covid-19, pihaknya bahkan kembali menggerebek room-room VIP Diskotik Planet Rabu (15/4/2020) malam untuk kedua kalinya. Padahal Senin (6/4/2020) beberapa hari sebelumnya polisi juga melakukan penindakan serupa.

“Kita lanjutkan proses hukumnya, ini sudah kedua kalinya di tengah pandemi Corona. Seperti menantang kebijakan. Tidak ada kompromi,” ujar Arie.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk kasus Planet Holiday tersebut pihaknya menjerat dengan Pasal 216 KUHP ayat 1 dan Pasal 218 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp 9.000.

Arie menegaskan, pembubaran kerumunan telah tertuang dalam Maklumat Kapolri Nomor: Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Dalam maklumat itu, ada lima jenis pengumpulan massa yang dapat dibubarkan.

Pertama, pertemuan sosial, budaya, keagamaan, dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, dan kegiatan lainnya yang sejenis.

Kedua, kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga.

Ketiga, kegiatan olahraga, kesenian, dan jasa hiburan.

Keempat, unjuk rasa, pawai, dan karnaval. Terakhir, kegiatan lain yang menjadikan berkumpulnya massa.

 

Sumber: Tribrata News
Editor   : Rajo