Mahfud MD: Tak Mungkin Romi Dijebak, Dia Sendiri Yang Mengatur Pertemuan

12091

JAKARTA – Mahfud MD mengatakan mustahil Romahurmuziy (Romi) dijebak saat operasi tangkap tangan oleh KPK di Hotel Bumi, Surabaya hari Jumat, sehingga mengantarkannya jadi tersangka kasus praktik jual beli jabatan di Kementerian Agama. 

Pakar tata hukum negara itu menjelaskan, Romi sendiri yang mengatur pertemuan di hotel sebelum OTT , bukan diatur KPK.

Jika memang dijebak maka akan ketahuan siapa orang yang mengajak Romi ke pertemuan, dan Romi sejauh ini tidak bisa menunjuk orang yang menjebaknya itu.

Karena itu kata Mahfud, Romi bukan di jebak tapi terjejak KPK (KPK sudah tahu soal jejak korupsi Romi).

“Tak mungkin Romy dijebak. Dia kan ngatur sendiri pertemuannya di situ dgn orang2 yg akan menemui/ditemuinya. Bkn @KPK_RI yg ngatur, kan?”

“Kalau dijebak kan ketahuan siapa sj yg ngajak dia ke situ. Ya tinggal ditunjuk sj, siapa mereka. Yg benar, spt yg sy bilang, Romy itu dijejak,” cuit Mahfud diakun Twitternya, Minggu (17/3/2019).

Sebelumnya pada hari Sabtu, dalam sebuah surat yang disebarkan kepada para wartawan sesaat sebelum meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Romi membela diri atas insiden yang menimpanya. Romi menyatakan dijebak dalam kasus ini.

“Saya merasa dijebak dengan sebuah tindakan yang tidak pernah saya duga, saya pikirkan, atau saya rencanakan, bahkan firasat pun tidak,” tulis Romi dalam sebuah surat di Gedung KPK.

Romi berdalih saat penangkapan di hotel, dirinya sedang memenuhi undangan silaturahmi. Namun dia mengaku tak menyangka imbas pertemuan itu adalah operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

“Itulah kenapa saya menerima sebuah permohonan silaturahmi di sebuah lobi hotel yang sangat terbuka dan semua tahu bisa melihatnya. Ternyata niat baik ini menjadi petaka,” katanya.

 

Heni Anggraini