KPK Ciduk 32 Kepala Daerah Sejak 2015

141
Gedung KPK - (Foto: Rizkia Sasi/BENANKMERAH)

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menciduk 32 orang kepala daerah yang terlibat kasus korupsi sejak tahun 2015.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah pub merinci jumlah kepala daerah tersebut dalam setiap tahunnya.

Tahun 2005 hingga 2011 nihil, tahun 2012 satu orang, tahun 2013 satu orang, tahun 2014 empat orang, tahun 2015 nihil, tahun 2016 empat oranf, tahun 2017 tujuh orang, dan tahun 2018 menjadi paling tinggi yakni 15 orang.

Menurut Febri, ke-32 kepala daerah tersebut tertangkap dengan modus korupsi suap terkait infrastruktur ataupun pengadaan, pengisian jabatan, perizinan, pengurusan dan pengesahan anggaran, pengesahan peraturan atau APBD, alih fungsi huran dan tukar menukar kawasan hutan.

“Modus korupsi sejumlah kepala daerah yang tertangkap tangan ini adalah suap terkait proyek infrastruktur atau pengadaan, pengisian jabatan, perizinan, pengurusan dan pengesahan anggaran, pengesahan peraturan atau APBD, alih fungsi hutan dan tukar menukar kawasan hutan,” papar Febri dalam pesan singkatnya, Senin (6/8)

Terakhir, Febri mengingatkan agar proses hukum yang telah dilakukan pada sejumlah kepala daerag ini menjadi pelajaran bagi para kepala daerah terpilih di Pilkada 2018 ini.

“Kami mengingatkan (kepala daerah terpilih di Pilkada 2018) agar tidak melakukan hal yang sama saat menjabat,” tutup dia mengakhiri pembicaraan.

 

Reporter: Rizkia Sasi