BNN Kepri Amankan 12 Kg Sabu

213
benankmerah Foto/Marina

BENANKMERAH.CO, BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau berhasil mengamankan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 12.137,43 gram, dan 1.461 butir Ekstasi setara 482 gram dengan jumlah tersangka 3 orang.

Dari salah Satu tersangka berinisial SK (33), petugas BNN berhasil menangkap dan mengamankan barang bukti 10 Kg lebih sabu dari tangan tersangka, saat dilakukan penangkapan di Kampung Tua Tembesi Lestari Blok 3 No. 236 Rt 002 Rw 003, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam pada Sabtu (28/9) sekitar pukul 08.30 WIB,

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol. Richard Nainggolan mengatakan, dari penangkapan tersebut BNNP berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 10 Kg lebih, yang disampaikannya langsung saat konferensi pers di kantor BNNP Kepri Batu Besar, Nongsa, Batam Rabu (2/10).

“Kami temukan di dalam tumpukan pasir dan di atas plafon rumah pelaku,” katanya.

Richard menuturkan, pada saat ditemukan narkoba tersebut terpisah dan dibungkus dengan bungkus teh cina Merk Guanyinwang. Delapan bungkus ditemukan di dalam tumpukan pasir dan dua bungkus lainnya di atas plafon rumah.

Untuk asal barang tersebut kemungkinan masih dari satu orang yang sama dilihat dari bungkus narkoba yang digunakan.

Kabid pemberantasan BNNP kepri Kombes Pol Arif Bestari menjelaskan bahwa SK mendapatkan barang haram tersebut melalui via telefon.

“SK ini mulai bergerak jika ada instruksi dari pemilik barang, setelah mendapat telepon untuk mengambil barang itu, kemudian SK disuruh menunggu di salah satu tempat untuk bertemu kepada pemilik barang tersebut, setelah bertemu dia membawanya ke kediamannya,” terangnya.

Ia menambahkan untuk pemilik narkoba masih dalam penyelidikan, namun untuk upah perbungkusnya SK diberi upah 2 juta.

Sementara, dua orang tersangka lainnya, yaitu S (23) dan B (27) diketahui adalah resedivis. Kedua tersangka itu mengaku baru keluar dari penjara sekitar enam hari yang lalu dengan kasus yang sama.

SK kini dijebloskan ke sel tahanan BNN dan dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2), UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

 

Rina Marina