Bawaslu Putuskan KPU Bersalah Terkait Prosedur Situng

474
Sidang Putusan Bawaslu

JAKARTA – Bawaslu) RI memutuskan jika KPU RI terbukti melanggar tata cara dan prosedur mengenai Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Namun tetap memerintahkan penggunaan Situng.

“Mengadili, menyatakan KPU terbukti secara sah melanggar tata cara dan prosedur dalam input data Sistem Informasi Penghitungan Suara atau Situng,” kata Ketua Bawaslu RI, Abhan dalam sidang putusan dugaan pelanggaran administrasi Situng KPU, di kantor Bawaslu, Kamis (16/5/2019).

Atas putusan itu, Bawaslu memerintahkan kepada KPU untuk memperbaiki tata cara dan prosedur dalam proses input data dalam Situng.

Sementara anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Petalolo menekanan jika keberadaan situng sudah ada didalam undang-undang yang ada. Dan, disiapkan sebagai instrumen yang transparan dalam penghitungan pemilu.

“Oleh karenanya keberadaan situng hendaknya dipertahankan sebagai instrumen yang digunakan KPU dalam menjamin keterbukaan dan akses informasi dalam penyelanggaran pemilu bagi masyarakat,” kata Ratna.

Putusan Bawaslu ini tindaklanjut dari pelaporan nomor 007/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019 yang disampaikan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait penghentian Situng KPU, karena dianggap curang.

Bawaslu pun telah menggelar sidang ajudikasi hingga sidang pemeriksaan saksi sebelum sidang putusan ini.