Acui Serobot Lahan 5 Hektar di Bengkong Sadai, Andi Tajudin: Jangan Ganggu Lahan Milik Saya

3316
Andi Tajudin - Foto Iwan via BENANKMERAH.CO

BENANKMERAH.CO, BATAM – Salah seorang pengusaha Batam, Andi Tajudin, meradang atas tindakan pengrusakan dan penyerobotan lahan seluas 5 hektar miliknya secara kucing-kucingan yang dilakukan oleh PT. Mitra Bintang Putra.

Bahkan Andi mengancam akan menggugat Acui dan kawan-kawan (pemilik PT. Mitra Bintang Putra) ke pengadilan jika tidak menghentikan tindakannya itu.

“Mereka (Acui dkk) rusak atau pagar (lahan saya) ngumpet-ngumpet, enggak boleh gitu, kalau merasa benar terbuka dong,” ujar Andi kepada benankmerah.co, di ruang kerjanya, Batam, Kamis (26/4/2018).

Andi menjelaskan bahwa lahan seluas 5 hektar di depan Perumahan Cahaya Garden Bengkong Sadai, kota Batam, yang di ganggu Acui dkk merupakan pemberian dari direktur PT. Igata Harapan yang lama yakni Almarhum Marissa Harahap yang sebenarnya bermasalah dengan PT. Mitra Bintang Putra milik Acui.

“Lahan tersebut dulunya diperuntukan untuk lapangan golf yang memiliki luas 100 hektar dan 5 hektar yang diganggu Acui dkk itu adalah sisanya,” katanya.

Andi Tajudin akan melakukan pematangan lahan 5 hektar dengan alat berat di Bengkong Sadai sesuai dokumen sah miliknya – Foto Iwan via BENANKMERAH.CO

“Sekarang saya adalah direktur PT. Igata Harapan, sebagai pemilik lahan 100 hektar itu berdasarkan Ijin Prinsip dan dokumen lainnya,” kata Andi sambil memperlihatkan Ijin Prinsip dan dokumen-dokumen sah lainya seperti Fatwa Planologi.

Kendati demikian Andi tidak mempersoalkan lahan 100 hektar tersebut, dia hanya meminta pihak Acui untuk jangan menggangu sisa lahan seluas 5 hektar miliknya itu.

“Intinya lahan yang 5 hektar itu jangan diganggu, saya akan perjuangkan hak saya ini kemanapun juga,” tegas Andi.

Bahkan kata Andi, perkara ini pernah diminta oleh Acui sendiri untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Permintaan itu pun di sanggupi Andi, dengan melayangkan surat ke pihak Acui.

“Permintaan Acui itu saya turuti, bahkan sudah dua kali saya surati, namun sampai saat ini tidak ada tanggapan dari pihak mereka,” katanya.

Andi menambahkan, bahwa lahan 5 hektar tersebut akan dilakukan pematangan sesuai dengan dokumen sah yang ia miliki.

Sementara itu, Acui dkk selaku pemilik  PT. Mitra Bintang Putra enggan berkomentar soal sengketa lahan ini.

 

Reporter: Alexandra
Editor    : Heni