Tersangka Teroris Brenton Tarrant Pernah Keliling Dunia

257

CRHRISTCHURCH – Tersangka teroris, Brenton Tarrant yang menyerang dua masjid di Selandia Baru dikabarkan berkeliaran di seluruh dunia selama tujuh tahun sebelum terobsesi dengan ideologi ekstrim kanan dan Neo-Nazi.

Pria itu dibesarkan di Grafton sebuah kota kecil di New South Wales, Australia dan ketika ayahnya, Rodneyn meninggal karena kanker pada 2011, ia lalu meninggalkan kampung halamannya.

Ibu dan saudara perempuannya dilaporkan masih tinggal di kota.

Sejak itu, selama tujuh tahun ia berkeliling dunia. Lewat wall Facebook-nya sebelum Tarrant menceritakan pengalamannya mengunjungi beberapa negara termasuk Pakistan dan Korea Utara.

Mengutip The Sydney Morning Herald, di Facebook sebelumnya, Tarrant berbagi pengalamannya ketika mengunjungi Pakistan.

“Tempat luar biasa penuh dengan orang-orang yang paling baik dan membantu di dunia. Keindahan lembah Hunza Nagar di musim gugur tak tertandingi, “kata Tarrant.

Namun, seorang wanita yang mengenal Tarrant ketika di Grafton mengatakan kepada Daily Mail Australia, Tarrant adalah pria yang baik dan pendiam, tetapi sesuatu terjadi selama tujuh tahun dan mengubahnya.

“Tarrant sangat menyukai kebugaran dan dia menghabiskan waktu berjam-jam di gym. Dia juga jarang berbicara tentang politik atau agama,” kata wanita yang tak disebutkan namanya itu.

“Dia melakukan perjalanan di seluruh dunia untuk menemukan pengalaman dan dapat dikatakan bahwa sesuatu terjadi selama periode itu,” katanya.

Dalam sebuah manifesto yang dimanifestasikan oleh Tarrant sebelum serangan, ia mengklaim mendapatkan uang melalui perdagangan mata uang digital Bitcoin yang memungkinkannya untuk melakukan perjalanan ke seluruh dunia.

Tarrant juga terlihat terobsesi dan marah dengan beberapa serangan yang terjadi di Eropa antara 2016 dan 2017.

Pria berusia 28 tahun itu didakwa melakukan pembunuhan hari ini Sabtu, tetapi menurut polisi, lebih banyak dakwaan diperkirakan akan menyusul.

 

Heni Anggraini