Sebuah Wilayah di India Disambar Petir 36 Ribu Kali Selama 13 Jam

262
Foto TRIPURAINFOWAY

BENANKMERAH.CO – Negara bagian Andhra Pradesh di India selatan mengalami malam yang menggetarkan minggu ini setelah para pejabat dilaporkan mencatat 36.749 sambaran petir dalam waktu hanya 13 jam.

Menurut laporan BBC, aktivitas petir yang ekstrem melanda negara pantai itu pada hari Selasa (24/4) telah menewaskan sembilan orang, termasuk seorang gadis berusia sembilan tahun.

Kishan Sanku dari pusat operasi darurat negara mengatakan kepada BBC, sambaran petir tidak biasa sebelum dimulainya musim hujan India, yang berlangsung dari Juni hingga September.

Tapi peristiwa minggu ini, yang disebut sebagai “pola cuaca ekstrim,” sangat tidak teratur. Tahun lalu, kata Sanku, kawasan ini menyaksikan sekitar 30.000 peristiwa serupa selama bulan Mei.

Sanku mengatakan, beberapa ilmuwan percaya bahwa pemanasan global mungkin berkontribusi terhadap badai petir yang lebih aktif.

“Kombinasi angin dingin dari Laut Arab dan arus udara yang lebih hangat dari India utara menciptakan tutupan awan yang luar biasa besar, yang mencakup 124 mil dan menggelembungkan risiko badai petir,” kata Sanku.

“Dalam pengalaman kami, ini sangat langka,” tambahnya.

Menurut data pemerintah India yang dilansir BBC, lebih dari 2.000 orang telah tewas akibat serangan kilat di India setiap tahun sejak 2005.

Pada Juni 2016, serangkaian badai petir menewaskan 93 orang di empat negara bagian.

Kurangnya sistem peringatan yang meluas dan populasi pekerja pedesaan yang besar dianggap alasan yang mungkin mengapa ada begitu banyak kematian yang berkaitan dengan sambaran petir.

 

Nyta Cece