Sampah Diganti dengan Beras di Filipina

98

BENANKMERAH.CO, MANILA – Sebuah desa di Filipina menawarkan beras kepada penduduk untuk menggantikannya dengan sampah dalam upaya untuk mengatasi masalah sampah plastik.

Reuters melaporkan, warga Bayanan bisa mendapatkan satu kilo beras dengan menukar dua pon sampah plastik untuk didaur ulang.

Studi menunjukkan bahwa negara-negara Asia Tenggara adalah salah satu penyumbang polusi plastik laut tertinggi.

Menurut kepala desa, Andor San Pedro, masyarakat Bayanan mengumpulkan lebih dari 213 kilogram paket, botol, dan kantong plastik Agustus lalu.

Satu kilogram beras berharga sekitar 30 hingga 40 peso (Rp28 ribu). Meskipun ekonomi negara sedang booming, dengan biaya yang begitu tinggi, tingkat kemiskinan perkotaan dan pedesaan tinggi.

 

Editor: Heni Anggraini