Pemimpin Tertinggi Iran Ajak Semua Negara Muslim Lawan ‘Bullying’ Amerika Serikat

339
Ayatollah Ali Khamenei - AFP

BENANKMERAH.CO – Pemimpin tertinggi Iran telah meminta negara-negara Muslim di seluruh dunia untuk bersatu melawan “bullying” Amerika Serikat.

Mengutip miror.co.uk, Jumat (27/4/2018), Ayatollah Ali Khamenei mengeluarkan seruan keras dalam pidato televisi di mana ia mengklaim bangsanya telah berhasil bertahan dari Amerika dan kekuatan arogan lain.

“Bangsa Iran telah berhasil melawan upaya bullying oleh Amerika dan kekuatan arogan lainnya dan kami akan terus menolak. Semua negara Muslim harus bersatu melawan Amerika dan musuh lainnya,” ujar Ayatollah Ali Khamenei dalam pidatonya pada Kamis (26/4/2018).

Intervensinya ini muncul karena Donald Trump mengancam untuk menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran.

Setiap penarikan dapat membuka jalan bagi AS untuk menerapkan kembali sanksi terhadap Iran, yang dikhawatirkan dapat meningkatkan ketegangan antar negara.

Awal pekan ini, Presiden Trump mencap perjanjian Iran, sebagai pencapaian utama pendahulunya Barack Obama ketika ditandatangani pada tahun 2015, dianggap sebagai “gila”.

Kesepakatan itu, antara Iran dan AS, Inggris, Rusia, Perancis, China dan Jerman, mencabut sanksi ekonomi yang merugikan sebagai imbalan pembatasan pembatasan program energi nuklir Iran.

Trump telah sering bersumpah untuk menarik Amerika Serikat keluar dari pakta nuklir tahun 2015 antara Iran dan enam negara besar.

Dia akan memutuskan pada 12 Mei apakah akan memulihkan sanksi ekonomi AS terhadap Teheran, yang bisa menjadi langkah pertama untuk mengakhiri kesepakatan itu.

 

 

Heni Anggraini