Partai Komunis Cina Keluarkan Anggota Yang Memeluk Agama

1307

BENANKMERAH.CO, BEIJING – Partai Komunis Cina telah mengeluarkan serangkaian peraturan yang mengatur perilaku (kedisplinan) anggotanya, diantaranya hukuman bagi yang menyebarkan rumor politik dan dan dikeluarkan jika ada anggota yang memeluk agama.

Seperti lansir Reuters, pembaharuan peraturan kedisplinan ini diumumkan oleh Komisi Pusat Inspeksi Disiplin pada Minggu (26/8), tetapi telah berlaku sejak 18 Agustus.

Dalam peraturan disebutkan, anggota yang melanggar hukum terparah bisa diadili bahkan yang terberat dikeluarkan dari partai. 

Selain itu, anggota partai tidak diperbolehkan berbicara menentang kebijakan atau keputusan partai (pusat), dan dilarang menyebarkan “rumor politik atau merusak persatuan partai”.

“Para anggota partai dan para pejabat harus benar menggunakan kekuatan yang diberikan mereka oleh rakyat, bersih dan lurus, dan menentang penyalahgunaan kekuasaan atau perilaku yang mencari keuntungan pribadi,” bunyi kutipan peraturan tersebut.

Aturan lain membidik anggota partai yang memiliki agama. Sementara konstitusi negara menjamin kebebasan beragama, partai ini secara resmi ateis dan anggota partai juga seharusnya demikian.

“Anggota partai yang memiliki keyakinan agama harus memperkuat pendidikan pikiran. Jika mereka masih tidak berubah setelah bantuan dan pendidikan dari organisasi partai, mereka harus didorong untuk meninggalkan partai,” kata aturan baru itu.

 

Editor: Heni Anggraini