Kurangi Penyebaran Covid-19, Polisi Nigeria Bunuh Banyak Warga

10784

BENANKMERAH.CO, ABUJA – Pasukan keamanan Nigeria membunuh lebih banyak warga sambil memberlakukan jam malam untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Mengutip laporan BBC News, saksi pembunuhan dari masyarakat dengan cara menelepon secara online atau menyerahkan rekaman video ke Komisi Hak Asasi Manusia Nasional (NHRC).

Laporan itu mengatakan pasukan keamanan telah membunuh 18 orang Nigeria sejak jam malam diberlakukan di negara itu pada 30 Maret.

Pasukan keamanan Nigeria terkenal dengan reputasi kejam mereka.

Menurut data Dewan Hubungan Luar Negeri negara itu, setidaknya 1.476 orang tewas selama setahun terakhir.

NHRC dalam laporannya mencatat delapan pembunuhan terpisah tanpa sistem peradilan yang sah yang mengakibatkan 18 kematian.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan menerima lebih dari 100 pengaduan di 24 dari 36 wilayah Nigeria termasuk Lagos, Ogun dan Abuja.

Namun, pasukan keamanan Nigeria tidak menanggapi laporan NHRC tersebut.

Awal bulan ini, polisi Nigeria mendorong masyarakat untuk melaporkan petugas yang melanggar aturan.

“Hak-hak orang Nigeria tidak akan ditolak dengan alasan apa pun,” kata pejabat itu di Twitter resmi mereka.

Nigeria dengan perkiraan 200 juta populasi mencatat 407 kasus Covid-19 dengan 12 kematian.

 

Laporan : Rajo Sinawa