Erdogan: Serangan ke Ekonomi Turki Sama Dengan Serangan Terhadap Azan

319
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

BENANKMERAH.CO – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan serangan terhadap ekonomi tidak berbeda dari serangan terhadap bendera nasional atau pada azan, menambahkan bahwa orang Turki dapat mengatasi semua rintangan yang dihadapi negara.

Hal ini merupakan pembelaan diri bernada keagamaan dan nasionalisme dari Erdogan terkait penurunan nilai mata uang negara itu. Erdogan mengatakan tujuan krisis mata uang adalah “melumpuhkan Turki dan warga negara itu”.

“Serangan terhadap perekonomian kita tidak berbeda sama sekali dengan serangan pada azan dan bendera kita. Tujuanny sama. Tujuannya adalah melumpuhkan Turki dan warga negara Turki – untuk menyandera negara ini,” ujar Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi Turki, dikutip CNN, Senin (20/8).

Mereka yang berpikir bahwa Turki akan menyerah dengan nilai tukar mata uang akan segera sadar bahwa mereka melakukan kesalahan.” Erdogan menambahkan.

Sebelumnya, mata uang nasional Turki kehilangan hampir 20 persen nilainya, setelah Amerika Serikat memberlakukan sanksi terhadap dua menteri pemerintah Turki dan menggandakan tarif impor baja dan aluminium Turki atas penahanan lanjutan pendeta Amerika Andrew Brunson atas tuduhan spionase dan teror.

Turki membalas dengan menaikan $ 533 juta tarif atas impor AS – termasuk mobil, tembakau, dan minuman beralkohol serta mengancam akan memboikot barang elektronik AS, seperti iPhone.

 

Reporter: Erick Ginting