Situasi Sudah Kondusif, Pemerintah Cabut Pembatasan Fitur Media Sosial

139

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan normalisasi atas pembatasan sebagian fitur platform media sosial dan pesan instan Pada hari Sabtu (25/05/2019) Pukul 13.00 WIB, 

Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan pengembalian fungsi fitur pengiriman gambar, foto dan video itu dilakukan karena melihat situasi tela kondusif.

“Situasi pasca kerusuhan sudah kondusif sehingga pembatasan akses fitur video dan gambar pada media sosial dan instant messaging (dicabut dan fitur bisa) difungsikan kembali,” ujar Rudiantara dalam siaran pers hari ini.

Rudiantara mengajak semua warganet agar senantiasa menjaga dunia maya dan dipergunakan untuk kegiatan positif serta mengajak untuk memerangi hoaks, ujaran kebencian dan provokasi.

“Ayo kita perangi hoaks, fitnah, informasi-informasi yang memprovokasi seperti yang banyak beredar saat kerusuhan,” katanya.

Lebih lanjut, Rudi menyampaikan bahwa Kementerian Kominfo mendorong masyarakat untuk melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten jika menemukan keberadaan konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau kerusuhan di Jakarta. 

Kementerian Kominfo juga mengimbau agar pengguna telepon seluler atau gadget dan perangkat lain segara menghapus pemasangan (uninstall) aplikasivirtual private network (VPN)

“Penghapusan (VPN) ini agar terhindar dari risiko pemantauan, pengumpulan hingga pembajakan data pribadi pengguna,” katanya. 

 

Editor: Rajo