Benarkah Jembatan Sei Ladi Berhantu

6232
Jembatan Sei Ladi Batam (sosok hantu yang terlihat difoto hanya rekayasa/ilustrasi) - BENANKMERAH FOTO/Rajo Sinawa

BENANKMERAH.CO, BATAM – Jembatan Sei Ladi ini merupakan jalur utama penghubung antara kawasan Sekupang dengan Batam Center.

Banyak warga Batam menganggap jembatan Sei Ladi atau telaga sei Ladi dipercaya sebagai tempat berkumpulnya hantu-hantu atau makhluk halus lainnya.

Konon katanya telaga sei ladi ini ditempati oleh sosok mahluk halus berwujud perempuan cantik berambut panjang terurai hingga ke tanah.

Sosok mahkluk halus inilah dituduh sering mengganggu masyarakat dan biang kerok penyebab terjadinya rentetan kecelakaan lalu lintas di sei ladi.

Apabila kita melewati jembatan sei ladi dimalam hari akan terasa suasana mistis atau angker. Tak mengherankan, bila sebagian pengendara bakal berpikir untuk melewati telaga ini, bahkan akan memilih jalur lain.

Namun beda jauh suasana disiang hari pemandangan ditelaga ini begitu indah, dikelilingi perbukitan dengan dihiasi pepohonan lebat yang menyejukan mata dan tidak ada sedikitpun kesan angker.

Menurut cerita masyarakat, telaga sei ladi juga dikenal dengan tempat pembuangan guna-guna hasil dari pengobatan penyakit aneh atau non medis. Dan disinyalir menjadi tempat orang-orang membuang bayi hasil aborsi, bunuh diri hingga pembuangan mayat korban pembunuhan.

Terlepas dari cerita mistis tentang telaga sei ladi yang tentunya bikin bulu merinding, belakangan ini terlihat begitu ramainya masyarakat yang memancing ikan disana.Telaga berhantu yang biasanya sepi dan menyeramkan, sejak banyaknya kehadiran pemancing ikan, kesan seram dan keangkeran sei ladi sedikit sirna.

Salah satu pemancing bernama David mengatakan kepada benakmerah.co, bahwa ia mengetahui kalau ada cerita betapa angkernya telaga ini, namun selama melakukan aktifitas memancing ditelaga, belum pernah sekalipun ia melihat penampakan hantu seperti cerita sebagian kalangan masyarakat Batam.

“Mungkin teman lain pernah, kalau saya Alhamdulillah belum pernah sih, tapi saya harap jangan sampailah. (melihat penampakan hantu),” kata David.

Diceritakan David, pada suatu malam pernah salah satu temannya kesal karena sudah berjam-jam memancing belum ada seekor ikanpun yang terjerat kail pancingnya. Alhasil temannya itu naik darah dan mengumpat pakai kata-kata yang tidak pantas.

“Padahal disini berpantang mengucap kata-kata kotor itu, tapi saya lihat, kok enggak terjadi apa-apa sama teman saya itu”, tuturnya.

Semenjak ramainya masyarakat memancing ikan di sei ladi pada malam hari, hal itu membuat sebagian masyarakat Batam yang sering melintasi jembatan ini mengaku merasa aman dan senang.

“Senang, kelihatan rame, saya merasa aman dari gangguan hantu dan enggak takut lagi kalau melewati jembatan ini pada malam hari”, kata Irma salah satu pengendara yang sering melewati jembatan Sei Ladi.

“Namun walau merasa aman dari hantu, ada juga ketakutan lainnya seperti sama begal atau penjahat, sebab jalanan ini sepi pada malam hari dan rawan kejahatan”, katanya.


Marina |Editor: Rajo