Kosumsi Ikan Hiu, Halal Atau Haram?

951

BENANKMERAH.CO – Hiu adalah hewan populer sebagai ikon monster penguasa lautan. Gambaran ini berhasil membuat sebagian orang kagum dengan kekuatan dan keagungannya.

Meski begitu, sejumlah negara masih menghidangkan menu ikan hiu ke dalam mangkuk makanan mereka. Rata-rata paling banyak menghidangkan sup sirip ikan hiu. Bahkan, harganya pun mencapai harga yang tinggi.

Namun, bolehkah umat Islam makan ikan hiu? Ulama berbeda pendapat mengenai hukum makan daging ikan hiu.

Pertama, ikan hiu hukumnya haram, karena termasuk binatang buas yang menyerang.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring, dan setiap jenis burung yang mempunyai kuku untuk mencengkeram.” (HR. Muslim 1934)

Kedua, daging ikan hiu hukumnya halal dimakan berdasarkan kaidah umum bahwa semua binatang air, halal dimakan, bahkan meskipun tidak disembelih (bangkai).

Allah SWT berfirman:

Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram… (QS. al-Maidah: 96).

Juga sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terkait hewan laut

Laut itu airnya suci dan bangkainya halal. (HR. Ahmad 7233 dan an-Nasai 59).

Dalam Fatwa Lajnah Daimah, ada pertanyaan mengenai hukum daging Hiu. Jawaban Lajnah Daiman,

Semua ikan hukumnya halal, baik ikan hiu maupun yang lainnya. (Fatawa Lajnah Daimah, 22/320).

Dan pendapat kedua inilah yang lebih kuat. Allahu a’lam.

Sumber: KonsultasiSyariah