Waroeng Dapur Ngebul, Tawarkan Makan Murah, Enak dan Mengenyangkan

2360
Foto Sahril/BENANKMERAH.CO

BENANKMERAH.CO, BATAM – Waroeng Dapur Ngebul, tempat makan siang dan malam  dengan harga yang sangat murah meriah, tapi rasanya tidak murahan.

Karena itu, Dapur Ngebul yang terletak di ruko Hang Tuah Blok B Nomor 8 Legenda Malaka Batam Center ini, selalu dikunjungi customer dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja sampai instansi pemerintahan.

Tak heran para karyawannya cukup kewalahan melayani pengunjung dari jam buka mulai pukul 09.00 wib pagi hingga pukul 08.00 wib malam.

“Ya begitu lah mas, kita disini tujuannya memberikan kepuasan bagi masyarakat, tak hanya untung yang kita cari, dan harga yang kita kasi memang sangat murah, tapi menu yang kita beri juga memuaskan,” kata Gianto, pemilik Dapur Ngebul.

Gianto, menuturkan, warung makannya ini berkonsep Warung Tegal (Warteg), dan sudah berjalan selama 5 tahun.

Usaha ini dirintisnya sejak tahun 2013 lalu. Saat itu, ia masih berjualan di pinggir jalan yaitu dikawasan pasar seken Legenda Hang Tuah yang tak jauh dari lokasi saat ini.

“Awalnya saya jualan di pinggir jalan pasar seken, tapi itu 1 tahun aja tahun 2013, setelah itu saya pindah ke sini,” kata pria berusia 38 tahun ini.

Diwarung ini, anda akan menemukan 3 menu favorit yakni Nasi rames dengan lauk, orek tempe, sayur lodeh, mie goreng, plus telor dadar atau telur bulat.

Menu kedua, Nasi pecel dengan sayur toge, bayem, kuah kacang plus telor. Dan ketiga ada Nasi urap (sayur urap), kuah kacang, peyek udang gimbal plus telor.

Nah dari ketiga menu diatas hanya dihargai Rp6 ribu saja per porsi atau per piringnya. Sangat murah bukan?

Selain itu, kata Giant, jika ketiga menu itu ingin ditambahkan dengan lauk yang lain seperti, ikan benggol goreng, peyek udang gimbal, bakso ikan, ayam goreng tepung, oper ayam, ayam kecap (semur) dan sosis sayur, pelanggan cukup menambahkan uang Rp1.000 sampai Rp2.000, jadi totalnya cuma Rp8 ribu saja untuk satu porsi.

“Untuk tambahan lauk, pelanggan cukup menambahkan uangnya seribu sampai dua ribu dari enam ribu, kalo minum pake teh obeng atau teh O, sepuluh ribu saja,” katanya.

Meskipun murah, namun Gianto tetap mengutamakan bahan-bahan baku yang segar dan hieginis.

“Bahan baku kita disini mulai dari sayur sampai lauk pauk kita jaga kesegarannya, dan kita berbelanja bahan setiap hari, kecuali setiap hari minggu, kita libur,” katanya.

Menurut pria asal Ngawi Jawa Timur ini, Waroeng Dapur Ngebul ini mampu menghabiskan rata-rata 800 piring setiap harinya. Pada momen tertentu, Gianto mengklaim pernah menembus hingga 1.200 piring atau porsi.

Dapur Ngebul juga menerima pesanan seperti katering atau acara tertentu. Untuk pesanan acara atau kegiatan disiapkan berupa nasi kotak, bukan prasmanan.

“Untuk pesanan saat ini kita sajikan berupa nasi kotak, harganya Rp12 ribu perkotak dan langsung antar. Untuk pemesanan bisa datang langsung ke alamat kita,” katanya.


Sahril |Editor: Rajo