Pubertas Dini Anak Perempuan Terpapar Bahan Kimia Dalam Sampo, Pasta Gigi dan Sabun

127
ILUSTRASI

BENANKMERAH.CO – Menurut sebuah studi longitudinal yang dipimpin oleh para peneliti di UC Berkeley, gadis-gadis terpapar bahan kimia yang biasa ditemukan dalam sampo, pasta gigi, dan sabun mungkin mencapai pubertas lebih awal.

Bahkan melalui produk yang digunakan ibu mereka saat hamil juga bisa membuat para gadis pubertas dini.

“Kita tahu bahwa beberapa hal yang kita letakkan di tubuh kita masuk ke dalam tubuh kita, baik melewati kulit atau kita hirup atau kita secara tidak sengaja menelannya,” kata Kim Harley, penulis utama penelitian dan asisten tambahan profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat di Berkeley, di kutip South China Morning Post dalam buletin UC. 

“Kita perlu tahu bagaimana bahan kimia ini memengaruhi kesehatan kita,” kata Harley.

laporan baru ini berasal dari data yang dikumpulkan sebagai bagian dari penelitian Pusat Penilaian Kesehatan Ibu dan Anak Salinas (CHAMACOS). Proyek itu diikuti 338 anak-anak dari sebelum lahir hingga remaja untuk mengungkapkan bagaimana paparan lingkungan awal dapat mempengaruhi perkembangan anak.

Selama 20 tahun terakhir, penelitian telah menunjukkan bahwa anak perempuan, dan mungkin juga anak laki-laki, telah mengalami pubertas lebih awal. 

Ini adalah berita yang meresahkan karena para ilmuwan juga telah menghubungkan awal masa pubertas dengan risiko lebih besar diantaranya penyakit mental, kanker payudara dan ovarium pada anak perempuan dan kanker testis pada anak laki-laki.

Pubertas dini, didefinisikan sebagai payudara yang berkembang dan mulai periode sebelum usia delapan tahun. Usia rata-rata untuk anak perempuan adalah 11.

“Mulai sebelum usia delapan tahun juga menyebabkan masalah sosial bagi anak perempuan, termasuk kecenderungan yang meningkat terhadap perilaku berisiko,” jelas Harley.

Zat kimia yang dimaksud adalah, ftalat, paraben, dan fenol dikenal sebagai pengganggu endokrin, yang dapat meniru hormon dan membuat anak-anak menjadi dewasa jauh sebelum waktu alami mereka. 

Seperti yang dicatat dalam penelitian ini, paparan terhadap bahan-bahan kimia ini tersebar luas, itulah sebabnya penting bagi orang tua untuk mengetahui temuan ini.

“Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan, orang-orang harus menyadari bahwa ada bahan kimia dalam produk perawatan pribadi yang dapat mengganggu hormon dalam tubuh kita,” kata Harley.