Pengaruh Pada Kesehatan, Bila Makan Sambil Berdiri

198
Ilustrasi

BENANKMERAH.CO – Dizaman yang serba cepat ini, makan bukanlah kegiatan yang spesial lagi. Dahulu, orang-orang selalu makan dalam keadaan duduk untuk menghargai berkah yang diberikan sang pencipta. Namun kini, makan sambil berdiri bahkan berjalan sudah jadi hal yang lumrah.

Makan sambil berdiri itu tidak baik, ‘pamali’, tidak sopan, dan sebagainya, adalah nasihat yang mungkin sering Anda dengar dari orangtua Anda.

Tetapi hal ini ternyata tak hanya sekadar nasihat semata, dalam bidang medis, kebiasaan makan berdiri memang sebaiknya tidak dilakukan. Lalu bagaimana pandangan medis terhadap kebiasaan makan sambil berdiri? Berikut penjelannya:

Hasil dari penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 dan diterbitkan dalam Journal of Academy of Nutrition and Diabetics, menunjukkan bahwa wanita yang makan dengan perlahan akan mengonsumsi total kalori yang lebih sedikit dibandingkan dengan wanita yang makan dengan lebih cepat dan terburu-buru.

Sedangkan, posisi makan sambil berdiri akan membuat Anda tidak nyaman, rileks, dan tenang saat menikmati makanan.Kebiasaan ini bisa membuat Anda tidak sadar dengan apa yang sudah dimakan, yang Anda tahu hanyalah makanan dihadapan terlalu banyak dan Anda harus cepat menghabiskannya.

Bahkan sebuat riset menemukan bahwa orang yang makan sambil duduk akan melahap makananya 34% lebih lama dibandingkan dengan orang yang makan sambil berdiri.

Salah satu alasan mengapa makan sambil berdiri adalah hal yang tidak baik dilakukan karena Anda tidak akan bisa menikmati rasa yang ada di dalam makanan yang Anda makan.

Sementara, saat Anda duduk, maka Anda akan lebih bisa fokus dan konsentrasi terhadap apa yang Anda makan saat itu. Tentunya, rasa kepuasan terhadap makanan akan lebih besar apabila Anda makan dengan tenang dan rileks.

Rasa kepuasaan yang tinggi sudah terbukti dapat membantu seseorang untuk mengontrol berat badannya dan mencegah ia mengalami kenaikkan berat badan.

Disarikan dari berbagai sumber

(des)