Babble Tea Minuman Paling Tidak Sehat Menurut Ahli Nutrisi

114

JAKARTA – Bubble Tea saat ini sering ditemukan di gerai mal hingga pinggir jalan dan menjadi salah satu minuman favorit dikalangan anak muda. Tapi tahukah anda seberapa bahaya minuman itu?

Mengutip See Hua , ahli gizi telah menyebut bubble tea sebagai minuman terburuk yang pernah ada karena mengandung kadar gula dan lemak trans yang tinggi, dan tentunya buruk bagi kesehatan kita.

Menurut rekomendasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), asupan gula harian tidak boleh melebihi 50 gram per hari.

Sementara kandungan dalam bubble tea mengandung 34 gram gula, mengambil 68 persen dari asupan gula yang direkomendasikan WHO. 

Artinya, setelah minum satu cangkir bubble tea tersisa kuota kecil untuk asupan gula kita.

Pembunuh’ lain dalam bubble tea adalah lemak trans. 

Menurut standar, asupan harian asam lemak trans tidak boleh melebihi 2g, sementara kandungan asam lemak trans dalam beberapa teh susu seperti Bubble Tea melebihi standar, dan yang tertinggi mencapai 6,2g, jauh melebihi standar.

Lemak trans diproduksi melalui proses industri dan secara luas digunakan dalam industri makanan dan minuman untuk meningkatkan rasa dan tekstur makanan.

Berikut bahaya lemak trans bagi kesehatan.

  1. Meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) 
  2. Menurunkan kadar kolesterol baik kita (HDL)
  3. Meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2 secara signifikan Itu
  4. Mengurangi daya ingat
  5. Mempengaruhi kemampuan reproduksi

Oleh sebab itu, pakar nutrisi menyarankan minuman jenis ini benar-benar harus dikurangi!