Karena Desakan Ekonomi, Melati Nekat Jadi PSK di Jalan Lorong Bintan Tanjungpinang

Ilustrasi (Istimewa)

BENANKMERAH.CO, TANJUNGPINANG – Seorang wanita di Tanjungpinang, sebut saja Melati (40), mengatakan bahwa ia menjalani profesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) karena himpitan ekonomi.

Melati saat ini statusnya sebagai janda beranak satu dan sudah cerai sejak beberapa tahun lalu.

Akibat putus asa karena tidak memiliki pekerjaan dan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari (himpitan ekonomi), membuat Melati nekat terjun ke dunia prostusi di jalan Lorong Bintan, Tanjungpinang.

“Iya mas, faktor ekonomi dan kebutuhan hidup sehari hari, saya terjun ke dunia prostitusi,” ungkap Melati kepada benankmerah.co, di Tanjungpinang, Selasa (23/1).

Ia mengaku meski penghasilannya melayani tamu tak menentu, namun saat ini cukup untuk memenuhi  kebutuhan sehari harinya.

“Tarif pun tak mahal mahal sangat mas, shourtime Rp 150 ribu, kalau nginap beda lagi mas,” katanya.

Meski saat ini Melati terlanjur terjun kedunia prostitusi, namun ia bertekad secepatnya kembali kejalan yang benar untuk menjalani hidup normal.

“Saya tak ingin seperti ini terus mas, mungkin saya akan pelan-pelan nabung untuk buka usaha di kampung seperti jual gorengan atau toko klontong mas,” kata Melati dengan kilatan mata yang membayangkan secuil impian indah.

Muhammad Holul
Editor: Nyta