Enggan Ditanya, Karyawan Perusahaan Gudang Farmasi Tiban Rampas HP Wartawan

891
Perusahaan Gudang Farmasi yang diduga menyalahi perijinan - (BENANKMERAH FOTO/irawan)

BENANKMERAH.CO, BATAM –  Berawal dari salah seorang wartawan media cetak KBPP POLRI, melakukan investigasi pada salah satu Perusahaan gudang farmasi di Tiban, Selasa, (28/02/2017) sore, karena adanya laporan masyarakat bahwa ada kegiatan yang mencurigakan dari perusahaan farmasi tersebut.

Ketika wartawan media cetak itu (Iwan) mencoba mengambil gambar (foto) bukti adanya kegiatan mencurigakan, sempat dilarang oleh salah satu karyawan perusahaan.

Keesokan harinya, Rabu (1/03/2017) Iwan kembali mencoba konfirmasi kepada managament perusahaan mengenai perijinannya.

Dikarenakan pihak perusahaan enggan memberikan keterangan. Iwan menghubungi BPOM untuk memastikan. Akibatnya, handphone (HP) miliknya langsung di rampas salah seorang karyawan perusahaan yang diketahui berinisial T.

“Saya hanya konfirmasi mengenai obat dan perijinannya bang, karyawan tersebut enggak memberikan komentar apa-apa, saat saya mau menelpon BPOM, HP saya langsung di rampasnya. Saya sempat mundur dua langkah, ada apa ini?” ujar Iwan pada benankmerah.co, Sabtu (4/3/2017)

Lanjut dia, HP tersebut jatuh dari tangan karyawan perusahaan ketika dirinya meminta untuk mengembalikan HP yang dirampas itu. 

Merasa hal tersebut melecehkan dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan pada profesi wartawan, Iwan melaporkan ke Polsek Sekupang sore itu.

Mencari benang merah dari masalah ini, benankmerah.co mencoba konfirmasi Polsek Sekupang. Dan salah seorang penyidik Polsek Sekupang membenarkan adanya laporan dari wartawan tersebut dengan nomor : PL/101/III/2017/KEPRI/ BRL/SKP.

Bukti Surat laporan ke Polsek Sekupang nomor : PL/101/III/2017/KEPRI/ BRL/SKP. – (foto wartawan KBPP Polri)

“Iya benar ada laporan itu, hari Senin, (6/3/2017) kami akan melayangkan surat pemanggilan terhadap perusahaan tersebut”, kata Oki Rinaldi Penyidik Polsek Sekupang saat dihubungi via seluler

Ketika ditanya identitas (pangkat dan nama) dari penyidik Polsek Sekupang itu, dirinya enggan memberi tahu dengan alasan yang kurang jelas. Nama yang tercantum (Oki Rinaldi/red) benankmerah dapat dari wartawan KBPP Polri.

Perusahaan gudang farmasi yang terletak di salah satu ruko Gajah Mada Tiban, Sekupang itu, diketahui bernama PT. GREAT BATAM GLOBAL dengan Ijin PBF : HK.07.01/V/437/13,

Perusahaan tersebut di duga melakukan kegiatan bongkar muat obat- obatan yang termasuk daftar G yang akan di kirim ke pulau pulau daerah kepri dan riau dan menyalahi perijinan yang di lakukan pihak perusahaan.

Aktivitas bongkar muat obat di Perusahaan Gudang Farmasi Tiban – (foto warrtawan KBPP Polri)

Perusahaan itu juga membuka apotek dengan nama APOTEK SUTOMO disinyalir sebagai modus karena tidak ada aktifitas kegiatan dan pintu ruko selalu tertutup.

Dari pantauan benankmerah.co dilokasi, Walaupun tutup, tapi ada beberapa motor yang terparkir disekitaran ruko, diduga motor itu milik karyawan perusahaan.

Hingga berita ini diturunkan, benankmerah.co belum bisa mendapatkan informasi dari pihak perusahaan gudang farmasi itu terkait dengan dugaan tersebut, dikarenakan sering tutup (jarang buka).

(irwn/tama)