Bintang Porno Ini Ungkap Fakta Mengejutkan Di Balik Pembuatan Film Blue

PERINGATAN: ARTIKEL INI MENGANDUNG KONTEN DEWASA

111182
Madison Missina - Foto Instagram

Di era internet, bisa kita mengatakan bahwa kebanyakan orang dewasa telah menonton film porno.

Saat menonton film biru ini, Anda mungkin pernah membayangkan bagaimana rasanya bagi para aktor melakukan hal paling intim saat tampil di depan kamera.

Ini diungkap oleh Madison Missina seorang bintang porno berusia 35 tahun yang telah bekerja di industri ini selama 18 tahun terakhir.

Sejak 2012 telah memerankan di lebih dari 200 film porno. Dalam satu tahun saja, dia memfilmkan total 55 adegan.

Kepada news.com.au dia mengatakan fakta tentang film tersebut, menurut dia tidak ada yang seksi atau menyenangkan sama sekali dan sangat menyakitkan. 

“Ada banyak komunikasi sebelum kita mulai syuting, agar bisa membuat pemandangannya (adegan) sangat bagus didepan kamera”

“Namun saat syuting menjadi sangat berantakan dan sangat menyakitkan. Seks terburuk yang pernah saya alami ada di film porno,” ujarnya.

Missina mengatakan bahwa rekan sekerjanya laki-laki seringkali terjebak dengan maskulinitas di lokasi syuting seperti ejakulasi dini dan kehilangan ereksi, terutama jika mereka baru mengenal industri ini.

“Itulah lucunya tentang pria yang berperan dengan saya. Mereka sering mengatakan bahwa mereka berharap bisa sebagus orang-orang di film, padahal semua pria itu telah kosumsi viagra (obat kuat)” ungkapnya.

Saat didepan kamera, sambung Missina dia tidak berhubungan seks dengan cara normal. Kemaluan pria sering memukul rahim atau ovariumnya dan itu sangat menyakitkan baginya.

Bahkan terkadang kista pada ovarium bisa meledak saat adegan.

“Kebanyakan orang terkejut jika mengetahui bahwa kita harus melakukan sesi foto pornografi terlebih dahulu untuk melatih adegan seks”

“Selama pemotretan kita juga mempraktikkan transisi antar posisi, yang biasanya bisa sangat akrobat saat melakukan gerakan paling keren. Tapi tergantung adegannya, kebanyakan kita tidak suka banyak luka saat syuting,” ujarnya.

Pada saat syuting sutradara tidak akan memotong antara adegan, kecuali lawan lawan laki-laki kehilangan momentum.

“Satu-satunya alasan memotong adegan adalah karena pria telah kehilangan ereksi yang terjadi setiap saat,” katanya.

Missina mengakui memiliki masalah dalam menjalin hubungan serius karena karirnya itu.

Pria yang berkencan dengannya sering memandangnya sebagai mainan saja, lantaran dirinya adalah bintang porno.

“Seringkali mereka tertarik hanya pada karir saya, dan itu sangat bermasalah bagi saya. Mereka suka tampil ke semua pesta dengan bintang porno,” katanya.

Meski begitu, Misiana mengakui sangat menyukai industri film porno dan klien yang bekerja dengannya.

“Saya sangat beruntung memiliki kehidupan yang luar biasa dan petualangan gila ini. Ini sangat menarik,” kata dia.

Nyta Cece