Rupiah Anjlok, Fadli Zon: Pemerintahan Jokowi Gagal Jaga Stabilitas Rupiah

370
 Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon - Istimewa

BENANKMERAH.CO, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai, pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah gagal dalam menjaga stabilitas rupiah. Ini terkait posisi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang menembus Rp14.000.

“Indonesia saat ini sebenarnya sudah berada di tahap awal krisis dan pemerintah telah gagal dalam menjaga stabilitas rupiah,” kata Fadli di komplek parlemen, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Menurut dia, kondisi nilai tukar tidak dapat dianggap enteng, lantaran suka tidak suka akan memberikan dampak domino terhadap kondisi perekonomian secara nasional.

“Dalam periode Februari hingga Maret 2018 saja, misalnya, kita sudah menghabiskan sekitar US$2 miliar devisa untuk menyelamatkan rupiah. Itupun ternyata tidak sanggup mencegah rupiah jatuh ke angka Rp.14.000 per dollar,” katanya.

Dalam catatannya, Fadli mengungkapkan, selama periode pemerintahan Presiden Jokowi, mulai dari kuartal empat 2014 hingga kini, rupiah sudah terdepresiasi sebesar 13 persen. Dan itu, sambung dia, besar kemungkinan rupiah akan terus mengalami tren penurunan.

Menurutnya, kondisi ini jauh sekali dari apa yang dulu pernah dijanjikan pada Pemilu 2014.

“Sebagai catatan, nilai tukar rupiah saat ini 38 persen lebih rendah dari janji kampanye dulu. Ini menunjukkan perhitungan pemerintahan sekarang jauh dari realistis. Dan pemerintah gagal menjaga rupiah kita,” ujar wakil ketua umum DPP Partai Gerindra itu.

“Itu sebabnya, kata Fadli, pemerintah harus bersikap transparan mengenai risiko yang tengah kita hadapi.

“Sikap itu diperlukan agar kita bisa mengambil langkah tepat mengantisipasi terjadinya krisis ekonomi yang lebih dalam,” pungkasnya.

 

Editor: Heni Anggraini