Rocky Gerung: Tol Itu Proyek Ngutang, Bukan Untuk Rakyat

11895

JAKARTA – Presiden Joko Widodo sejak awal menjabat dikenal sangat serius dalam pembangunan infrastruktur. Ratusan kilo meter (km) jalan baik tol maupun nasional telah membentang mulus di berbagai daerah.

Mengutip dari DetikFinance, total panjang jalan tol yang sudah dioperasikan pada periode Oktober 2014-Oktober 2018 saja sudah mencapai 423,17 km. Untuk mengerjakan pembangunan tol sepanjang itu tentu tidak mudah.

Pembangunan infrastrukur ini juga disebut sebagai salah satu prestasi pemerintahan Jokowi.

Meski begitu Rocky Gerung memiliki pendapat lain, aktivis politik itu mengatakan pembangunan tol pemerintahan Jokowi adalah ‘proyek utang’ yang menguntungkan pihak swasta bukan untuk kesejahteraan rakyat.

Ini dikatakan Rocky di akun Twitternya @rockygerung, Ahad (9/6/2019).

“Tol itu proyek ngutang. Dibikin untuk dijual ke swasta. Bukan untuk rakyat. Taripnya saja tanpa izin DPR,” cuit Rocky.

Bahkan Rocky juga menyoroti kemacetan tol Trans Jawa selama arus balik lebaran tahun ini. Kemacetan itu disebut dipicu meningkatnya volume kendaraan yang melintas di tol saat arus balik.

Menurut Rocky, kemacetan itu merupakan salah satu strategi pemerintah untuk bisa menaikan harga jual tol pada investor.

“Macet di tol? Ajaib. Tapi itu cara menaikkan harga jual tol ke investor. Supaya boneka bisa bayar utang,” katanya.

 

Heni Anggraini